6 Hari Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Ini Daftar Barang Ditemukan Tim SAR

Editor: Henni Rachma Sari
Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB
6 Hari Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Ini Daftar Barang Ditemukan Tim SAR
Tim SAR Polda Lampung melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak [Dok. Polda Lampung]

astakom.com, Jakarta - Memasuki hari keenam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, secercah petunjuk baru kembali muncul. Pada Minggu (13/09/2026), Tim SAR Gabungan menemukan satu lembar terpal biru dan sebuah galon kosong yang terapung di perairan Selat Sunda.

Barang-barang yang masih tampak baru tersebut pertama kali ditemukan oleh Tim SAR Lampung menggunakan kapal RIB 02 di area perairan antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi. Usai ditemukan, seluruh barang temuan langsung dievakuasi ke Posko SAR Banten guna menjalani proses identifikasi ketat.

Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, membenarkan adanya temuan barang-barang tersebut di lapangan.

"Memang benar ada temuan itu siang tadi oleh tim RIB 02. Kemudian terpal dan galon itu langsung dibawa ke Posko Banten guna dilakukan identifikasi," kata Deden, Minggu (13/09/2026).

Tunggu hasil identifikasi guna persempit area pencarian

Deden menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah terpal dan galon tersebut ada kaitannya dengan speedboat rombongan jurnalis yang hilang kontak. Hasil proses identifikasi di Posko Banten akan menjadi kunci utama.

"Belum tahu, karena kan harus dilakukan identifikasi dulu, apakah memang itu benar bagian dari kapal speedboat atau bukan," jelasnya.

"Jika itu benar maka nantinya bisa menjadi petunjuk kami dalam melakukan operasi pencarian ini. Maka kita sama-sama menunggu hasil identifikasi tim di Banten," sambung Deden.

Daftar temuan barang sejauh ini

Sebelum terpal biru dan galon kosong dievakuasi, Tim SAR Gabungan telah lebih dulu mendapati beberapa barang mengapung di perairan Selat Sunda selama proses pencarian. Barang-barang yang telah diamankan sebelumnya meliputi:

  • Two (dua) life jacket 
  • One (satu) jerigen 
  • One (satu) helm pengaman 

Seluruh temuan tersebut masuk dalam materi penyelidikan untuk melacak keberadaan delapan korban yang belum diketahui nasibnya.

Kronologi hilangnya rombongan jurnalis

Seperti diketahui, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 15.04 WIB, setelah salah satu jurnalis sempat membagikan titik lokasi (share location) terakhir pada pukul 14.42 WIB. Laporan resmi hilang kontak diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (08/09/2026), yang langsung ditindaklanjuti dengan penyisiran skala besar.

Adapun lima jurnalis yang berada di dalam speedboat tersebut meliputi M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), serta Donal (jurnalis freelance).

Kini, di hari ketujuh pencarian, penemuan terpal biru dan galon kosong menjadi tumpuan harapan baru buat mengurai misteri hilangnya rombongan di perairan Selat Sunda. (RaM/aNs)

Gen Z Takeaway

Pada hari keenam pencarian rombongan lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang di Selat Sunda sejak Senin (07/09/2026), Tim SAR Gabungan kembali menemukan petunjuk baru berupa terpal biru dan galon kosong mengapung di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi pada Minggu (13/09/2026). Kepala Basarnas Lampung Deden Ridwansyah mengonfirmasi temuan barang yang menyusul life jacket, jerigen, dan helm pengaman ini langsung dibawa ke Posko SAR Banten buat diidentifikasi—di mana hasilnya diharapkan bisa mempersempit area penyisiran demi mengurai misteri hilangnya rombongan yang bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita tersebut. 

5 Jurnalis Hilang Kontak basarnas Selat Sunda erupsi gunung anak krakatau

Infografis

Terkini