Kadin Soroti Restitusi Pajak Lambat, Menkeu Spill Penyebabnya

Penulis: Shintya
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Minggu, 6 September 2026 | 01:08 WIB
Kadin Soroti Restitusi Pajak Lambat, Menkeu Spill Penyebabnya
Kadin Soroti Restitusi Pajak Lambat, Menkeu Spill Penyebabnya [astakom/Kadin]

astakom.com, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ngemention lambatnya proses pencairan restitusi pajak atau tax refund, yang berdampak langsung terhadap arus kas atau cash flow pelaku usaha.

Keterlambatan pengembalian kelebihan bayar pajak ini dikhawatirkan bisa menekan likuiditas perusahaan di tengah upaya ngepush akselerasi perekonomian nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie tegaskan kalau kelancaran likuiditas menjadi faktor penentu keberlangsungan operasional harian dunia usaha di berbagai sektor.

Ketahanan finansial perusahaan

Ketahanan finansial suatu perusahaan nggak cuma cukup ditopang sama catatan pembukuan laba, tapi Anin menilai ketahanan finansial korporasi bergantung banget sama ketersediaan dana yang memadai.

"Intinya Kadin tentu sangat concern, karena istilahnya dalam perekonomian dibutuhkan bukan saja net income (laba bersih) atau pendapatan dikurangi pengeluaran, tapi juga cash flow," kata Anindya dalam keterangan resmi dikutip astakom.com pada Sabtu (05/09/2026).

Makanya persoalan restitusi pajak menjadi salah satu perhatian utama kalangan pebisnis lantaran dana yang tertahan semestinya bisa diputar lagi buat ekspansi bisnis dan pembiayaan proyek baru.

Ngefek ke perputaran dana internal

Anindya tekankan soal hambatan pada proses pencairan hak wajib pajak itu ujung-ujungnya ngefek ke gangguan perputaran dana internal pelaku industri.

Merespons hal ini, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa ngespill faktor yang bikin lambatnya proses pengembalian kelebihan bayar pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Purbaya menjelaskan, keluhan dari para pelaku dunia usaha muncul lantaran tahapan verifikasi restitusi saat ini memang menjadi lebih kompleks.

Menkeu evaluasi mekanismenya

Meski begitu, dia pastikan DJP terus mengevaluasi mekanisme tersebut supaya percepatan layanan tidak membuka celah penyimpangan yang melibatkan fiskus.

"Mungkin memang prosedurnya lebih rumit dari sebelumnya kita pastikan enggak ada permainan di pajaknya," ujar Purbaya, beberapa waktu lalu, dikutip astakom.com pada Sabtu (05/09/2026). (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Kadin menyoroti proses restitusi pajak yang dinilai lambat karena bikin cash flow dunia usaha ikut seret. Anindya Bakrie menilai dana yang tertahan seharusnya bisa diputar untuk operasional, ekspansi, hingga proyek baru. Sementara itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang proses verifikasi kini lebih kompleks demi memastikan pengembalian pajak tetap aman dan nggak membuka celah penyimpangan.

KADIN Anindya Bakrie menkeu purbaya djp pajak restitusi pajak Kadin Indonesia

Infografis

Terkini

Festival Balon Wonosobo di Bandung

Festival Balon Wonosobo ramaikan Festival Kuliner di Bandung, Minggu (6/9/2026). Hembusan angin kencang sebabkan hanya satu balon udara yang berhasil mengudara.

Footage 14:33 WIB