PLTS 100 GWp Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Siap Dimanfaatkan

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 3 September 2026 | 15:27 WIB
PLTS 100 GWp Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Siap Dimanfaatkan
PLTS 100 GWp Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Siap Dimanfaatkan [Dok. Kementerian ESDM]

astakom.com, Jakarta - Pemerintah gaspol pelaksanaan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) menjadi tiga tahun, yakni mulai 2026 hingga 2028.

Untuk menyukseskan proyek itu, pemerintah nggak cuma mengandalkan pembangunan PLTS di darat atau ground mounted, tetapi juga memanfaatkan bendungan di berbagai wilayah Indonesia.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung ngespill kalau sampai saat ini at least sudah diidentifikasi sebanyak 250 bendungan yang siap digunakan sebagai lahan pemasangan PLTS.

Estimasi tembus 43 GW

Sehingga, total potensi kapasitas terpasang PLTS di bendungan sendiri diperkirakan tembus 43 gigawatt (GW).

"Pelaksanaan kegiatan itu ada percepatan, yang disampaikan oleh Presiden kan menjadi tiga tahun. Tadinya kan kita merencanakan sekitar empat tahun. Jadi, ini pelaksanaan kegiatan 2026, 2027, 2028," kata Yuliot kepada awak media, di Jakarta dikutip astakom.com pada Kamis (03/09/2026).

Dia juga bilang kalau Kementerian Pekerjaan Umum (PU) udah mengidentifikasi 250 bendungan di seluruh Indonesia yang punya potensi dimanfaatkan buat pengembangan PLTS.

PLTS terapung

Dia menjelaskan, luas area bendungan yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu potensi besar buat mensupport pengembangan PLTS, khususnya PLTS terapung atau floating solar.

"Potensi dari bendungan tadi ada sekitar 43 gigawatt. Ya tentu kita harus melihat dari sisi potensi ini mana yang layak untuk diusahakan," katanya.

Jadi, pengembangan PLTS 100 GWp tidak cuma diarahkan untuk pembangunan pembangkit di lahan darat. Pemanfaatan badan air pada bendungan juga menjadi opsi buat memperluas kapasitas pembangkit energi surya sekaligus mempercepat pencapaian target.

Push PLTS di Waduk Saguling

Dia nge-spill salah satu proyek yang akan didorong dalam waktu dekat adalah PLTS terapung di Waduk Saguling, Jawa Barat. Pemerintah lagi terus mempersiapkan berbagai aspek yang diperlukan agar proyek itu bisa segera dijalankan.

"Dalam waktu dekat yang bisa kita lakukan percepatan itu adalah PLTS floating di Saguling. Itu juga kita mau menyelesaikan perizinan dan juga berbagai infrastruktur terkait dengan transmisinya," katanya.

Program itu jadi part dari upaya pemerintah mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan. Langkah ini digaspol demi meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berbasis energi surya di Indonesia dan mengamankan ketahanan energi RI. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah lagi gaspol ngejar target PLTS 100 GWp dalam tiga tahun, 2026–2028. Nggak cuma mengandalkan lahan darat, sekitar 250 bendungan juga sudah diidentifikasi untuk pengembangan PLTS, dengan potensi kapasitas mencapai 43 GW. Salah satu yang bakal dipercepat adalah PLTS terapung Waduk Saguling, Jawa Barat, sambil pemerintah beresin perizinan dan infrastruktur transmisinya. Intinya, badan air juga bakal dimaksimalkan buat mempercepat transisi ke energi surya dan memperkuat ketahanan energi RI.

PLTS PLTS 100 GWp 250 bendungan PLTS Terapung Saguling Kementerian ESDM Wamen ESDM Yuliot Tanjung

Infografis

Terkini