Dongkrak Riset Nasional, Presiden Prabowo Gandeng Pemenang Nobel

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:45 WIB
Dongkrak Riset Nasional, Presiden Prabowo Gandeng Pemenang Nobel
Dongkrak Riset Nasional, Presiden Prabowo Gandeng Pemenang Nobel [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Indonesia lagi serius banget urusan riset dan sains. Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menggelar pertemuan penting bersama para peraih Nobel dan ilmuwan kelas dunia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (28/08/2026). 

Gak tanggung tanggung, kolaborasi ini digagas langsung untuk menggandeng para peneliti serta akademisi lokal demi memperkuat ekosistem riset dan pengembangan talenta nasional agar makin kuat di kancah global.

Inspirasi baru talenta muda

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, yang mendampingi Presiden pada perjumpaan tersebut membeberkan kalau kehadiran para tokoh sains dunia ini diharapkan mampu menyuntikkan inspirasi segar bagi para peneliti muda tanah air.

“Karena penting sekali para peraih Nobel memberikan inspirasi dan kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia,” papar Arif.

Presiden Prabowo pun ingin kerja sama ini gak sekadar wacana di atas kertas, tapi bisa sat-set direalisasikan. Sinergi antara pakar dunia dan periset Indonesia dinilai sangat krusial agar inovasi yang lahir gak cuma unggul secara teoritis, tapi juga praktis untuk menyelesaikan berbagai persoalan nyata di lapangan. Menurut Arif, fokus ini sangat sejalan dengan perhatian besar Presiden terhadap pengembangan sains dan teknologi sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Aksi nyata

Bukti nyata kolaborasi ini sebenarnya sudah mulai kelihatan. Salah satunya adalah proyek kolaborasi BRIN dengan peraih Nobel Kimia asal Jepang, Susumu Kitagawa, dalam pengembangan teknologi Metal Organic Framework (MOF) untuk optimalisasi gas alam di Tanah Air.

“Peraih Nobel Jepang ini kemudian membangun sister lab di Indonesia. Sister lab di Indonesia ini sekarang sedang mempersiapkan bagaimana menghasilkan gas alam tekanan yang lebih rendah dengan menggunakan temuan hasil peraih Nobel tersebut,” ucap Arif.

Agenda strategis dan diplomasi

Selain fokus ke sains dan teknologi mutakhir, Presiden Prabowo juga spill sejumlah agenda strategis nasional di hadapan para ilmuwan dunia. Mulai dari isu ketahanan pangan, pengalaman menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), penataan kampung nelayan, hingga langkah konservasi kekayaan flora dan fauna Indonesia.

Gerak cepat eksekusi

Langkah besar ini juga diperkuat lewat prinsip Good Neighbor Policy, di mana kolaborasi sains dan teknologi dijadikan jembatan diplomasi yang manis untuk mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga.

“Bapak Presiden sangat berharap kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya,” ucap Arif. (nAD/RaM/aNs))

Gen  Z Takeaway

Pemerintah lagi all-in banget buat ningkatin kualitas riset Indonesia dengan ngebawa para jawara sains dunia langsung ke Tanah Air. Kolaborasi ini bukan cuma soal teori formal, tapi bentuk investasi nyata buat nempa talenta muda biar punya akses sister lab, makin kompetitif di level global, dan siap nyelesaiin masalah riil pakai inovasi canggih.

Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prabowo

Infografis

Terkini