Beras RI Dijual Rp17 Ribu/Kg, Nilai Ekspor ke Malaysia Tembus Rp3,4 Triliun
astakom.com, Jakarta - Indonesia sudah menyepakati ekspor beras premium ke Malaysia sebanyak 200.000 ton ke Malaysia. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman bilang kalau harga yang disepakati dalam transaksi itu sebesar 3,9 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp17.000 per kilogram (kg). Jadi nilai ekspor secara keseluruhan yaitu mencapai Rp3,4 triliun.
Skemanya ekspor ini bakal dilakuin secara bertahap, yaitu dengan pengiriman perdana sebanyak 1000 ton dulu dalam waktu dekat.
"InsyaAllah harga yang diberikan per kg, ini yang ditunggu-tunggu, itu 3,9 ringgit atau Rp17.000 per kg. Alhamdulillah," kata Andi Amran dalam keterangannya, dikutip astakom.com pada Rabu (19/08/2026).
Pengiriman ditargetkan minggu ini
Dia menargetkan kalau pengiriman beras ke Malaysia ini bisa mulai dilakukan minggu ini.
"Ekspor ini kalau bisa minggu ini diberangkatkan 1.000 ton secara bertahap karena kebutuhan Sarawak saja 200.000 ton. Dan untuk satu Malaysia 1,5-1,7 juta ton per tahun," kata Andi Amran.
Amran bilang kalau kesepakatan ekspor ini dilakukan setelah dirinya berbicara dengan Menteri Pertanian Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu di telepon. Mentan bilang kalau Pemerintah Malaysia menyambut positif rencana itu dan mendorong peningkatan volume ekspor beras dari Indonesia.
Perdagangan disambut positif oleh kedua negara
"Beliau mengapresiasi dan beliau akan mempercepat dan kata-katanya tadi memperkaya, maksudnya memperbanyak ekspor dari Indonesia ke Malaysia. Kami cukup lama tadi bicara via telepon untuk menyetujui rencana ekspor ini," katanya.
General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim juga menunjukkan sikap serupa. Dia menyambut positif kegiatan perdagangan beras antara Indonesia dan Malaysia. Dia menilai kesepakatan itu nggak cuma punya nilai ekonomi, tetapi juga dapat mempererat hubungan masyarakat kedua negara.
"Hari ini dalam cerita satu sejarah di mana kita bisa bersama-sama untuk mengeratkan lagi silaturahmi yang telah ada. Dengan adanya usaha sama ini, insya Allah Ta'ala di masa hadapan orang-orang Malaysia, orang-orang Indonesia bisa akrab seperti sedia kala di masa dulu," ungkap Jumaat.
Perkuat hubungan
Dia juga berharap kalau kerja sama ini bisa terus berkembang sehingga tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia.
"Bukan hanya untuk secara bisnis, tapi ini adalah satu kata orang menyambung silaturahmi yang telah lama terputus di antara nama Malaysia dan Indonesia. Tapi dengan adanya usaha sama ini, insyaallah kita boleh bersama, bersatu dan maju seterusnya menjayakan usaha ini, insyaAllah," jelasnya. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
RI resmi deal ekspor 200 ribu ton beras premium ke Malaysia dengan harga Rp17 ribu/kg, atau totalnya sekitar Rp3,4 triliun. Pengirimannya nggak langsung sekaligus, tapi bertahap dan bakal diawali 1.000 ton dalam waktu dekat. Malaysia juga menyambut positif dan malah mendorong supaya volume ekspor dari Indonesia makin banyak.









