Demi Keamanan, Dinas Rahasia Diam-Diam Pindahkan Trump ke Pesawat Militer
astakom.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru aja ngasih konfirmasi resmi soal kabar Dinas Rahasia dan militer yang mendadak dipindah pesawat pas mau balik dari Turki usai KTT NATO bulan lalu.
Ternyata, langkah taktis ini diambil atas arahan langsung dari tim Dinas Rahasia dan pihak militer demi alasan keselamatan.
Nurut tim keamanan
“Itu sepenuhnya terserah Dinas Rahasia. Saya hanya mengikuti apa yang ingin mereka lakukan. Jadi, saya mengikuti arahan Dinas Rahasia dan militer. Mereka ingin saya naik penerbangan yang berbeda, pesawat yang berbeda, dengan tingkat keamanan yang sama,” ucap Trump kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland usai kembali dari negara bagian Ohio dilansir dari Anadolu Ajansi pada Kamis,(13/08/2026).
“Mereka ingin saya melakukannya, jadi saya melakukannya. Saya melakukan apa yang mereka suruh,” sambungnya.
Santai hadapi ancaman
Trump sendiri kelihatan santai dan nggak terlalu ambil pusing soal alasan detail di balik manuver darurat tersebut. Menurutnya, dapat ancaman itu udah jadi makanan sehari hari buat sosok berpengaruh sepertinya.
“Kurasa memang ada ancaman di luar sana. Aku tidak terlalu banyak bertanya tentang itu. Aku sering menerima ancaman,” sambungnya, tidak menjelaskan lebih detail.
“Saya menerima banyak ancaman. Saya menerima banyak ancaman yang tidak Anda ketahui. Setiap presiden yang berpengaruh pasti menerima banyak ancaman. Presiden yang tidak berpengaruh tidak menerima ancaman. Dan saya pikir saya mungkin adalah presiden yang paling berpengaruh. Tidak ada yang berbuat lebih banyak daripada saya dalam kurun waktu hampir enam tahun,” ungkapnya.
Pernyataan Trump ini merespons laporan dari The Washington Post yang membocorkan kalau sang presiden sempat diam-diam pindah pesawat. Padahal awalnya, dia kelihatan naik ke Air Force One di Ankara.
Trik kecoh lawan
Berdasarkan laporan media tersebut Trump dipindahkan dari Air Force One ke pesawat militer yang ukurannya lebih kecil lewat operasi super rahasia. Sementara itu, armada utama Air Force One tetap terbang seperti biasa membawa jajaran pejabat Gedung Putih, tim pengamanan, dan awak media.
The Washington Post juga membeberkan kalau skenario darurat ini diawali oleh dugaan ancaman pembunuhan dari pihak Iran. Yang makin bikin geleng-geleng kepala, proses evakuasi rahasia Trump dari Air Force One ke pesawat pengganti disebut sempat memanfaatkan kendaraan catering bandara. Kejadian unik ini berlangsung tak lama setelah Trump menghadiri KTT NATO di Ankara pada 7–8 Juli lalu.
Pejabat VVIP ditinggal
Masih dari laporan The Washington Post, pada saat momen kepergian rahasia tersebut, Trump ternyata cuma didampingi sama sekelompok kecil ajudan pribadi yang udah lama kerja bareng dia.
Pejabat kelas kakap justru sengaja ditinggal di pesawat utama. Nama-nama pejabat kayak Menteri Luar Negeri Marco Rubio atau pejabat tinggi tingkat atas lainnya dipastikan nggak ikut di rombongan rahasia tersebut.
Sisa pejabat senior, personel militer, Secret Service, hingga jurnalis tetap mengudara menggunakan Air Force One yang saat itu dinilai tim keamanan terlalu berisiko dan rawan untuk ditumpangi sang presiden berdasarkan laporan tersebut. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Plot twist banget! Pas balik dari KTT NATO, Trump mendadak dievakuasi pake pesawat militer kecil gara-gara ada isu ancaman pembunuhan dari Iran, bahkan proses pindah pesawatnya dikabarkan sampe rahasia banget pake mobil catering bandara. Pasrah nurut sama perintah Secret Service, Trump malah makin jumawa dan ngaku santai karena menurutnya cuma presiden berpengaruh aja yang panen ancaman kayak dia.









