Tak Ada Solusi Militer, Menlu Iran Tegaskan Jalan Damai dengan AS

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Senin, 5 Oktober 2026 | 07:31 WIB
Tak Ada Solusi Militer, Menlu Iran Tegaskan Jalan Damai dengan AS
Tak Ada Solusi Militer, Menlu Iran Tegaskan Jalan Damai dengan AS [Ilustrasi bendera kedua negara/Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan pada Minggu (04/10/2026) kalau konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sama sekali tidak bisa diselesaikan lewat jalur militer. Menurutnya, menambah sanksi baru juga bukan jawaban buat meredakan ketegangan ini.

“Tidak ada solusi militer dan tidak ada solusi yang didasarkan pada lebih banyak sanksi,” tutur Araghchi pada orasinya di hadapan para duta besar asing yang bertugas di Teheran, berdasarkan kantor berita pemerintah Iran, IRNA.

Araghchi menekankan kalau satu-satunya jalan keluar adalah lewat dialog yang adil dan tetap menjunjung harga diri diplomatik. Hanya cara inilah yang menurutnya bisa menutup konflik ini dengan tuntas.

Negosiasi, bukan senjata

“Hanya solusi yang berlandaskan negosiasi, keadilan, dan martabat diplomatik yang dapat menyelesaikan situasi ini dan memberikan penyelesaian akhir untuk mengakhiri perang ini serta agresi ilegal yang telah dilancarkan terhadap Republik Islam Iran,” ungkap Araghchi.

Peringatan untuk Washington

Meski begitu, Araghchi tidak lupa memberi peringatan keras. Jika Washington tetap memilih langkah militer, Teheran disebut siap mengambil semua langkah yang diperlukan untuk "mempertahankan diri dengan kekuatan yang lebih besar."

Awal mula perang

Perang ini bermula pada 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Teheran tidak tinggal diam dan membalas dengan rudal serta drone ke berbagai wilayah di kawasan. Iran juga secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan energi dunia.

Situasi makin panas setelah militer AS memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Jalan damai masih terbuka

Di tengah tensi yang belum reda, upaya mengakhiri perang tetap jalan sejak tercapainya kesepakatan kerangka kerja pada 18 Juni. Kesepakatan itu dimaksudkan sebagai pembuka jalan menuju perjanjian damai final, yang mencakup soal navigasi di jalur strategis tersebut sekaligus program nuklir Iran. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Intinya, Iran bilang perang sama sanksi itu udah buntu, jadi satu-satunya jalan ya duduk bareng dan ngobrol serius lewat negosiasi. Tapi jangan salah, Araghchi juga ngasih sinyal kalau AS tetap ngegas secara militer, Iran siap bales dengan kekuatan lebih besar. Sementara itu, konflik yang udah jalan sejak 28 Februari ini masih bikin Selat Hormuz tertutup dan pasokan energi dunia kena imbas, dan upaya damai dari kesepakatan 18 Juni masih terus diusahakan.

Negosiasi Damai Negosiasi AS - Iran Iran AS iran

Infografis

Terkini