Mesir Ajak Afrika Pilih Jalur Damai demi Ekonomi yang Tumbuh

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Senin, 5 Oktober 2026 | 06:29 WIB
Mesir Ajak Afrika Pilih Jalur Damai demi Ekonomi yang Tumbuh
Mesir Ajak Afrika Pilih Jalur Damai demi Ekonomi yang Tumbuh [Ilustrasi Presiden Mesir al-Sisi/Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Sabtu, mengajak seluruh negara Afrika untuk mengedepankan jalur damai dalam menyelesaikan konflik dan krisis di benua itu. Ia juga menekankan pentingnya menguatkan institusi negara dan menghormati kedaulatan masing-masing negara.

Stabilitas bukan kemewahan

“Pembangunan ekonomi tidak dapat dibangun di negara-negara yang tidak stabil, dan stabilitas bukanlah sebuah kemewahan melainkan pilar mendasar yang dicari oleh para investor, pelaku industri, dan petani agar mereka dapat beroperasi dalam lingkungan yang aman,” tutur Sisi pada orasi openingnya di Forum Afrika Alamein dilansir dari Anadolu Ajansi pada Minggu (04/10/2026).

"Di seluruh benua Afrika, kami sepenuhnya memahami bahwa keamanan bermula dari dukungan terhadap negara dan institusinya, penghormatan terhadap persatuan dan kedaulatannya, pengutamaan solusi damai atas konflik dan krisis, serta penegakan prinsip hidup bertetangga yang baik," sambungnya.

1.500 peserta, 3 hari

Forum yang digelar selama 3 hari ini jadi ajang kumpul bagi 1.500 pejabat, pemimpin bisnis, investor, dan perwakilan lembaga keuangan dari berbagai penjuru Afrika. Agenda sesinya berfokus pada pembangunan ekonomi dan integrasi kawasan.

Swasta kuat, tapi didominasi asing

Menurut Sisi, sektor swasta Afrika adalah motor penggerak ekonomi benua tersebut, dengan sumbangan lebih dari 70 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) kawasan. Namun, ada ironi di sini, sekitar 85 persen transaksi sektor swasta Afrika justru melibatkan perusahaan dari luar benua.

Perdagangan antarnegara Afrika sendiri juga masih tergolong seret. Padahal perjanjian dagang dan skema preferensial sudah ada, porsi perdagangan intra-Afrika hanya sekitar 18 persen dari total perdagangan benua itu dalam beberapa tahun terakhir, papar Sisi.

Kena imbas krisis global

Soal situasi global, Sisi mengatakan Afrika mendambakan "dunia yang ditandai oleh perdamaian dan stabilitas, alih-alih harus menanggung konsekuensi dari krisis global yang bukan disebabkan oleh mereka, namun dampak negatifnya justru mereka rasakan."

Ia mencontohkan krisis energi yang sedang berlangsung. Lonjakan harga bahan bakar dan pupuk, serta terganggunya rantai pasokan dan pengiriman, kini ikut dirasakan negara-negara Afrika.

Sebelumnya, pada Februari lalu, KTT Uni Afrika di Addis Ababa sepakat kalau Forum Afrika Alamein akan diadakan setiap dua tahun sekali di New Alamein. Mesir menjadi tuan rumah forum ini bersama African Export-Import Bank dan Badan Pembangunan Uni Afrika (African Union Development Agency). (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Intinya, ekonomi nggak bakal bisa glow up kalau negaranya masih nggak aman. Makanya Sisi nge-push damai dan kerja sama antarnegara Afrika, biar nggak terus kena getah krisis global dan bergantung ke pihak luar.

Mesir Afrika Forum Afrika Alamein krisis global

Infografis

Terkini