Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Buka Ruang Anak Putus Sekolah Bermimpi Besar

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Senin, 10 Agustus 2026 | 21:35 WIB
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Buka Ruang Anak Putus Sekolah Bermimpi Besar
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya berdialog dengan jajaran siswa dan calon siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026). [Kemensos]

astakom.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberi motivasi kepada anak-anak yang sempat putus sekolah maupun belum pernah mengenyam pendidikan formal agar tidak berkecil hati dan berani menggantungkan cita-cita setinggi langit melalui program Sekolah Rakyat.

Pesan penuh semangat tersebut disampaikan Teddy saat berdialog dengan jajaran siswa dan calon siswa dalam agenda Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu silam (08/08/2026).

Hadir mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Teddy berinteraksi langsung serta menyerap kisah haru anak-anak dari latar belakang prasejahtera yang terpaksa berhenti sekolah.

Teddy menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan manifestasi komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin hak pendidikan seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali.

“Sekolah Rakyat adalah cara Bapak Presiden agar seluruh anak-anak di Indonesia dapat bersekolah. Yang tidak bersekolah bisa bersekolah, yang putus sekolah bisa melanjutkan sekolah, yang tidak pernah sekolah sama sekali bisa sekolah,” tegas Teddy.

Bagi Teddy, mengembalikan anak-anak ke meja belajar bukan sekadar formalitas memindahkan mereka ke ruang kelas, melainkan upaya merawat harapan serta memupuk potensi masa depan mereka.

“Agar yang dulunya belum punya mimpi, hingga dia nanti akhirnya bisa bermimpi dan bercita-cita besar,” tambahnya.

Jangkau 43 ribu anak dan dilengkapi fasilitas asrama

Hingga saat ini, program Sekolah Rakyat tercatat telah menjangkau sekitar 43 ribu anak di berbagai pelosok Indonesia. Seskab pun mengapresiasi kerja keras Kementerian Sosial yang terus bergerak proaktif merangkul anak-anak yang selama ini terpinggirkan dari akses pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan terobosan historis gagas langsung Presiden Prabowo Subianto yang baru pertama kali diselenggarakan sejak Indonesia merdeka.

“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi keluarga-keluarga yang paling tidak mampu, yang selama ini belum terbawa oleh arus pembangunan,” ujar Mensos Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, guna memastikan keterbatasan ekonomi tidak memutus asa anak-anak, Sekolah Rakyat menerapkan sistem sekolah berasrama (boarding school). Seluruh kebutuhan pokok dan fasilitas belajar siswa ditanggung penuh oleh negara agar mereka dapat fokus belajar dan mengasah potensi diri.

“Setiap anak, apa pun latar belakang keluarganya, memiliki nilai, potensi, dan hak yang sama untuk memperoleh masa depan yang lebih baik,” pungkas Gus Ipul. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Pendidikan itu right for everyone! Seskab Teddy Indra Wijaya bareng Mensos Gus Ipul menegaskan kalau program Sekolah Rakyat digagas Presiden Prabowo buat merangkul anak-anak putus sekolah dari keluarga prasejahtera. Dengan konsep boarding school (berasrama) gratis yang udah menampung 43 ribu siswa, program ini hadir buat memastikan gak ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan dan keberanian buat bermimpi besar!

sekolah rakyat Sekolah Rakyat Tangerang Seskab Teddy Teddy Indra Wijaya PresidenPrabowo Presiden Prabowo Prabowo Presiden Presiden RI Prabowo Presiden Prabowo Subianto

Infografis

Terkini