Soroti Genosida di Gaza, PM Spanyol Desak Reformasi Total DK PBB!

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 24 September 2026 | 22:31 WIB
Soroti Genosida di Gaza, PM Spanyol Desak Reformasi Total DK PBB!
Soroti Genosida di Gaza, PM Spanyol Desak Reformasi Total DK PBB! (Ilustrasi Gemini)

astakom.com, Jakarta – Pidato Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, pada Rabu (23/09/2026) benar-benar no counter. Di hadapan podium dunia, ia tanpa ragu menyuarakan perombakan total pada struktur Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) demi menghadirkan keterwakilan yang makin adil bagi seluruh kawasan, sekaligus menghapus privilege hak veto yang selama ini dipegang elite anggota tetapnya.

Gaya kepemimpinan Sanchez terasa sangat real saat menekankan kalau sistem global yang ada sekarang sudah tidak relevan dan butuh pembaruan mendasar.

Hapus privilege Veto

“Kita perlu mereformasi Dewan Keamanan agar semua wilayah di dunia memiliki keterwakilan yang adil, dan agar kita dapat menghapuskan hak veto anggota tetap,” tutur Sanchez pada saat menyatakan pidato di depan Sidang Majelis Umum PBB , dilansir dari Anadolu, Kamis (24/09/2026).

Isu kesetaraan ini menjadi sorotan utamanya. Bagi Sanchez, tatanan dunia tidak boleh dipimpin oleh kekuatan sepihak yang kebal hukum.

“Hal ini karena, sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB , tidak ada negara yang boleh menjadi hakim atas kasusnya sendiri, betapapun kuatnya negara tersebut,” ungkap PM Sanchez.

Tidak Ada yang Kebal

Sanchez juga memperingatkan kalau nilai-nilai utama yang menopang tatanan internasional kini berada dalam situasi yang sangat rentan. Kerukunan, aspirasi bersama, hingga kesetaraan kesempatan terus-menerus digoyang oleh elite politik maupun rezim pemerintah yang berniat menyeret peradaban kembali ke masa-masa kelam.

“Saya tidak perlu menyebutkan siapa mereka. Kita semua tahu siapa mereka dan bagaimana modus operandi mereka,” papar PM Sanchez.

Aksi Nyata Madrid

Menghadapi serangkaian gejolak geopolitik, Sanchez menegaskan kalau Madrid tidak sekadar omong doang. Spanyol terbukti mengupayakan berbagai jalur konkrit demi menolak segala bentuk pelanggaran terhadap Piagam PBB.

Langkah tegas tersebut diwujudkan mulai dari pemberlakuan paket sanksi terhadap Rusia hingga penghentian pasokan atau embargo senjata kepada pemerintah Israel.

Kecam genosida Gaza

Tak berhenti di situ, ia juga melontarkan teguran paling tajam terkait krisis kemanusiaan di Palestina. Ia menegaskan kembali kecaman "tegas" Spanyol terhadap "genosida yang masih dilakukan oleh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu di Gaza."

Sebagai penutup, Sanchez menegaskan kalau pendekatan multilateralisme tetap menjadi jalan paling valid untuk mengurai kompleksitas ikatan global. Ia mengajak seluruh negara untuk merajut kembali rasa percaya pada PBB serta memperkuat peran lembaga tersebut ke depannya. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

PM Spanyol Pedro Sanchez basically bilang kalau sistem geopolitik PBB sekarang sudah outdated dan penuh double standard. Menurutnya, negara superpower nggak boleh terus-terusan merasa kebal hukum cuma gara-gara punya privilege hak veto. Tindakan Spanyol yang langsung action lewat embargo senjata ke Israel dan sanksi ke Rusia membuktikan kalau diplomasi itu butuh integritas nyata, bukan sekadar janji manis di podium dunia.

Genosida Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez Hapus hak veto Sidang Majelis Umum PBB Sidang umum ke-81 PBB

Infografis

Terkini