Investasi IKN Tembus Rp208,7 Triliun, Jawa Tengah Ikut Dilirik Jadi Partner
astakom.com, Jakarta - Pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara yang terus digenjot pemerintah, ternyata udah mengantongi investasi sebanyak Rp208,7 triliun.
Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), merincikan nilai proyek yang didapatkan itu terdiri dari investasi swasta sebanyak Rp74,54 triliun dan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp134,22 triliun.
Basuki Hadimuljono, selaku Kepala Otorita IKN bilang kalau pembangunan Nusantara ini disupport dengan sejumlah skema pembiayaan, jadi nggak cuma dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Rincian investasi
Selanjutnya, pendanaan pembangunan IKN juga berasal dari KPBU, investasi swasta, serta hibah.
"Estimasi investasi swasta yang telah masuk ke IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,22 triliun," kata pihak OIKN dalam keterangan resminya, dikutip astakom.com pada Senin (10/08/2026).
Basuki tegaskan OIKN terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Indonesia buat memperkuat ekosistem pembangunan Nusantara.
Kerja sama dengan berbagai daerah
Kerja sama dengan berbagai pihak itu dinilai penting buat support pengembangan IKN sebagai ibu kota politik yang inklusif serta berbasis berkelanjutan atau sustainability.
"Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal," kata Basuki.
Basuki bilang kalau peluang kolaborasi dengan daerah nggak hanya stuck di investasi, tapi juga bisa berupa penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, sampai sektor pariwisata.
Disambut positif oleh Pemprov Jawa Tengah
Peluang itu dibahas di pertemuan OIKN sama pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Luthfi sambut positif penjajakan kerja sama yang lagi direncakan itu.
"Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat," kata Ahmad Luthfi.
OIKN berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah bisa memperluas basis investasi dan memperkuat konektivitas ekonomi antara Nusantara dengan berbagai wilayah di Indonesia.
Kolaborasi itu diharapkan menciptakan manfaat ekonomi yang saling support dalam pembangunan IKN dan daerah mitra. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
IKN makin gaspol, total investasi yang sudah dikantongi mencapai Rp208,7 triliun dari swasta dan skema KPBU. Bukan cuma soal duit, OIKN juga membuka collaboration dengan daerah untuk supply chain, SDM, ekonomi kreatif, hingga pariwisata. Jawa Tengah pun mulai dijajaki sebagai partner strategis buat memperkuat ekosistem ekonomi Nusantara.








