Rekening Gratis Rp50 Ribu: Pemerintah Bikin Program Biar Nggak Dormant

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 24 September 2026 | 19:35 WIB
Rekening Gratis Rp50 Ribu: Pemerintah Bikin Program Biar Nggak Dormant
Rekening Gratis Rp50 Ribu: Pemerintah Bikin Program Biar Nggak Dormant [astakom/Kemenko Ekon]

astakom.com, Jakarta - Update soal rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 otomatis buat masyarakat Indonesia yang berusia 17 tahun, otomatis dibuatin pemerintah bareng pas bikin KTP.

Rencananya, insentif ini bakal diterapin buat 76 juta masyarakat, dan rekening ini nantinya bakal tetap aktif atau tidak dormant.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ngespill kalau program ini disiapin supaya rekening massal ini tetap aktif dan nggak menjadi dormant akibat minimnya aktivitas transaksi.

"Jadi kalau usia 17 tahun sampai menikah kita sedang pikirkan program apa yang bisa diberikan kepada mereka supaya rekeningnya tidak dormant," kata Airlangga di Jakarta, dikutip astakom.com pada Kamis (24/09/2026).

Pendataan lagi dilakukan

Sekarang pemerintah lagi melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas yang belum punya rekening bank. Kelompok ini nantinya bakal dibuatkan rekening secara massal dengan saldo awal Rp50.000.

"Rekening gratis, kami sudah laporkan Presiden, bahwa rekening gratis ini dari hasil rekap itu ada sekitar yang di atas usia 17 tahun, belum punya rekening ada jumlah tertentu," katanya.

Perkiraan 76 juta orang

Dia bilang kalau perkiraan angka 76 juta orang itu dihitung berdasarkan anggaran yang disiapin pemerintah sebesar Rp3,8 triliun dengan saldo Rp50.000 per rekening.

"(Jumlah penerima) iya tinggal dibagi saja, Rp3,8 triliun dibagi Rp50 ribu," ungkapnya.

Sebelumnya, Airlangga ngespill pemerintah lagi mempersiapkan program pembukaan rekening secara massal bersama dua bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Sinkronisasi data

Buat pastiin ketepatan data calon penerima, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga lagi melakukan sinkronisasi data kependudukan.

Dikutip dari astakom.com, sebelumnya, skema program kece ini dijelaskan oleh CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani. Dia menegaskan bahwa pembukaan rekening massal ini bakal digawangi oleh bank-bank pelat merah ternama.

"Iya emang sudah BRI dan BSI memang dari manajemennya juga sudah berkoordinasi untuk apa, melakukan rencananya agar akselerasi dari pembukaan rekening di seluruh Indonesia melalui BRI, dan untuk Aceh itu khusus dengan BSI bisa terlaksana dengan secepatnya," kata Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Kamis (10/09/2026).

Mekanismenya masih digodok

Rosan membeberkan kalau skema teknisnya masih digodok  sama pemerintah. Dia  ngespill kalau mekanisme pembuatan rekening bank dan KTP ini secepatnya diselesaikan.

"Nanti mekanismenya lagi dirancang segera kok," kata Rosan Roeslani. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah lagi ngegas program rekening bank gratis buat sekitar 76 juta masyarakat usia 17 tahun ke atas yang belum punya rekening, lengkap dengan saldo awal Rp50.000. Rekening ini rencananya dibuka otomatis bareng proses pembuatan KTP, dengan BRI dan BSI sebagai bank pelaksana. Biar rekeningnya nggak cuma jadi “pajangan” alias dormant, pemerintah juga lagi nyiapin skema insentif supaya rekening tetap aktif sampai pemiliknya menikah.

rekening dormant rekening bank BRI BSI rekening otomatis Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Infografis

Terkini