Stimulus Transportasi Libur Sekolah Disambut Antusias, Jutaan Penumpang Manfaatkan Diskon Tarif
astakom.com, Jakarta – Musim libur sekolah tahun ini membawa dampak positif terhadap penggunaan transportasi umum. Program stimulus berupa potongan tarif yang diberikan pemerintah selama periode liburan dimanfaatkan jutaan penumpang di berbagai moda, mulai dari kereta api, kapal penyeberangan hingga kapal laut.
Melansir keterangan resmi Kementerian Perhubungan yang diterima astakom.com pada Kamis, (30/07/2026), tingginya pemanfaatan program tersebut menjadi gambaran bahwa kebijakan stimulus transportasi mendapat respons positif dari masyarakat.
Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi publik sekaligus menghadirkan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.
Pelaksanaan program itu juga didukung sinergi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari operator transportasi, badan usaha, asosiasi, akademisi, hingga lembaga terkait untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat selama masa libur sekolah 2026.
Respons positif masyarakat
Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Farida Makhmudah mengatakan, tingginya pemanfaatan program stimulus memperkuat komitmen Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
"Melalui kebijakan stimulus yang tepat sasaran serta sinergi erat dengan para pemangku kepentingan, Kemenhub akan terus berupaya meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi," ujar Farida dalam kegiatan Media Session bertajuk Wrap-Up Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah: Mendorong Mobilitas, Menggerakkan Ekonomi di Jakarta, Rabu (29/07/2026).
Menurut Farida, respons masyarakat terhadap program tersebut menjadi dorongan bagi Kementerian Perhubungan untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mudah dijangkau dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Kereta serap anggaran tinggi
Pada sektor perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat program diskon tarif selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 berjalan dengan tingkat pemanfaatan yang melampaui target kapasitas.
Sebanyak 1.303.191 pelanggan memanfaatkan tarif diskon dari total 3.451.031 pelanggan selama masa libur sekolah. Sementara itu, realisasi kapasitas diskon mencapai 110,95 persen, dengan serapan anggaran sebesar Rp90,96 miliar atau 94,53 persen dari alokasi yang tersedia.
Data tersebut menunjukkan program stimulus tarif dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat yang menggunakan layanan kereta api selama periode libur sekolah.
Penyeberangan dan laut ikut meningkat
Program serupa juga mencatat capaian positif pada moda penyeberangan dan angkutan laut. PT ASDP Indonesia Ferry melaporkan realisasi subsidi pada delapan lintasan penyeberangan selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 mencapai Rp22.203.770.280, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.125.711 penumpang.
Sementara itu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan potongan tarif untuk keberangkatan pada periode 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Hingga 29 Juli 2026 pagi, penyerapan anggaran program tersebut telah mencapai 98,84 persen atau Rp66.553.085.820, dengan total 674.444 penumpang memanfaatkan fasilitas diskon tarif kapal laut.
Data dari ketiga moda transportasi tersebut menunjukkan program stimulus tarif selama masa libur sekolah dimanfaatkan oleh jutaan masyarakat di berbagai wilayah, sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses layanan transportasi publik. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan program stimulus tarif selama libur sekolah dimanfaatkan jutaan penumpang di moda kereta api, kapal penyeberangan, dan kapal laut. Tingginya angka pemanfaatan ini menjadi gambaran bahwa insentif tarif mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik selama periode liburan.









