Komitmen Presiden Prabowo Sejahterakan Rakyat: Tidak Ada Kelaparan dan Stunting di Indonesia!

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 19 September 2026 | 07:53 WIB
Komitmen Presiden Prabowo Sejahterakan Rakyat: Tidak Ada Kelaparan dan Stunting di Indonesia!
Presiden Prabowo Subianto hadiri HUT PAN di JICC Jakarta, Jumat (18/09/2026), tegaskan kesetiaan utama adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat. [Timpres]

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan goal utamanya untuk membawa Indonesia menuju era yang sejahtera, terbebas dari kelaparan, serta menjamin kesehatan dan masa depan seluruh anak bangsa.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa komitmen untuk membela tanah air sudah terbentuk sejak ia masih belia. Saat berusia 18 tahun, dirinya sudah mengikrarkan diri untuk menyerahkan seluruh jiwa dan raganya demi kehormatan negara dan kesejahteraan rakyat.

“Saya dari kecil, saya disumpah. Saya siap waktu itu, 18 tahun, saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia,” ungkap Presiden Prabowo, saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Kesejahteraan bukan sekadar Statistik

Menurut Presiden Prabowo, indikator kesejahteraan tidak sekadar dinilai dari angka pertumbuhan ekonomi semata.

Lebih dari itu, kuncinya terletak pada kemampuan negara dalam memastikan setiap keluarga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, serta memastikan anak-anak tidak ada yang pergi ke sekolah dengan perut kosong.

“Tidak ada Bapak dan Ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan,” ujarnya.

Komitmen berantas stunting

Ia menekankan bahwa kasus stunting dan gizi buruk adalah ancaman serius yang bisa melumpuhkan perkembangan fisik serta kecerdasan anak, sehingga membatasi potensi mereka untuk bersaing di level global. Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menghapus stunting dari bumi Indonesia.

“Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah. Tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.

Ia kembali menyuarakan kepeduliannya agar tidak ada lagi masyarakat yang terjebak dalam kelaparan atau generasi muda yang kehilangan masa depan akibat masalah gizi.

“Saya tidak ingin lihat itu. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” ucapnya.

Satukan elemen politik demi rakyat

Dalam momentum tersebut, Presiden Prabowo juga menyuarakan keyakinannya bahwa perjuangan menghadirkan keadilan dan kemakmuran bukanlah milik satu partai saja. Banyak figur di berbagai partai politik yang memegang nilai-nilai perjuangan yang sama.

“Saya juga yakin hampir di semua partai banyak yang nilai perjuangannya sama dengan kita. Di semua partai, saya tahu, saya kenal orang-orang di partai-partai lain juga,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kekuatan politik untuk mengesampingkan perbedaan dan menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utamanya.

Perbedaan bendera politik hendaknya tidak menjadi benteng untuk saling berkolaborasi demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Tentunya kita semua ingin Indonesia itu adil dan makmur. Kita ingin rakyat kita sejahtera,” tutur Presiden Prabowo. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun Indonesia yang sejahtera dengan memastikan rakyat terbebas dari kelaparan, mendapat layanan kesehatan layak, dan anak-anak tumbuh tanpa stunting. Ia juga mendorong seluruh kekuatan politik untuk mengedepankan kolaborasi, karena kesejahteraan rakyat dinilainya sebagai tujuan bersama di tengah perbedaan partai.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto HUT Ke-28 PAN HUT PAN ke-28 Partai Amanat Nasional

Infografis

Terkini