Plot Twist Maritim: Kapal Induk Pertama RI Hibah dari Italia Tiba September 2026!

Editor: Anri Syaiful
Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB
Plot Twist Maritim: Kapal Induk Pertama RI Hibah dari Italia Tiba September 2026!
Kapal induk Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 20 September 2026. [Wikimedia Commons/Public Domain]

astakom.com, Jakarta – Indonesia fix bakal memasuki babak baru yang makin slay dalam penguatan pertahanan maritim. Kapal induk Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 20 September 2026.

Ini otomatis menandai momen bersejarah pertama kalinya TNI Angkatan Laut (AL) mengoperasikan kapal induk sepanjang sejarah.

Kepastian jadwal kedatangan kapal perang ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan (Ditjen Kuathan) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto, saat rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 20 Juli 2026.

"Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026," ucap Hendrikus, dikutip astakom.com pada Selasa (21/07/2026).

Parlemen setuju

Komisi I DPR pun menyetujui, "Komisi I DPR RI menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk Italian Ship Giuseppe Garibaldi senilai 54.022.426,67 euro dari Pemerintah Republik Italia kepada Kementerian Pertahanan RI," ujar Ketua Komisi I DPR Utut Adianto.

Menurut Utut, sebelum disetujui, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin telah mengirim surat nomor B/1845/M/VII/2026 kepada Ketua DPR Puan Maharani pada 7 Juli 2026 ihwal hibah kapal tersebut.

Persiapan maksimal personel dan pangkalan

Menjelang hari H kedatangannya, TNI AL udah nggak main-main dan langsung melakukan berbagai persiapan matang. Sebanyak 100 personel dikirim langsung ke Italia buat menjalani pelatihan intensif sebagai awak kapal induk. Mulai dari teori sampai praktik biar benar-benar mahir mengoperasikan Giuseppe Garibaldi pas berlayar menuju Indonesia.

Bukan cuma fokus ke penyiapan SDM yang bakal effort habis-habisan, TNI AL juga mulai membangun ekosistem pendukung operasional sang kapal induk. Salah satu langkah strategisnya adalah menyiapkan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung sebagai lokasi sandar utamanya.

"Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk) Garibaldi," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul.

Menurut Tunggul, berbagai fasilitas di Lanal Lampung saat ini lagi di-upgrade besar-besaran biar sanggup mendukung kebutuhan operasional kapal induk tersebut. Seluruh pengerjaan ini ditargetkan tuntas tas tas sebelum Giuseppe Garibaldi tiba menjelang peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2026.

Rekam jejak dan spesifikasi spesial

Harus diakui, Giuseppe Garibaldi ini emang bukan sekadar kapal perang berukuran jumbo. Kapal ini jadi tonggak sejarah baru buat kekuatan laut Indonesia karena untuk pertama kalinya TNI AL bakal punya pangkalan terapung yang mampu membawa pesawat tempur sekaligus helikopter sekaligus dalam satu dek penerbangan.

Digarap oleh galangan kapal ternama Fincantieri di Monfalcone, Italia, kapal ini mulai dibangun pada 1981, diluncurkan pada 1983, dan resmi bertugas di Angkatan Laut Italia sejak 1985.

Sebelum akhirnya dihibahkan ke Indonesia, Giuseppe Garibaldi udah lebih dulu melewati proses peningkatan kemampuan (upgrade) di Taranto, Italia.

Keunggulan dek penerbangan dan mesin gahar

Salah satu main attraction alias keunggulan utama Giuseppe Garibaldi terletak di bagian dek penerbangannya. Kapal ini punya dek sepanjang kurang lebih 174 meter yang dilengkapi ski jump berkecepatan tinggi dengan sudut 6,5 derajat, bikin pesawat tempur jenis Short Take-Off and Vertical Landing (STOVL) kayak AV-8B Harrier II bisa lepas landas dalam jarak pendek tanpa butuh landasan panjang.

Kemampuan canggih itu bikin Giuseppe Garibaldi sanggup mengangkut hingga 16 pesawat tempur Harrier II plus dua helikopter SAR, atau bisa juga dikonfigurasi fleksibel buat membawa sekitar 18 helikopter sesuai kebutuhan misi. Alhasil, kapal ini versatile banget buat berbagai operasi, mulai dari tempur, patroli, anti-kapal selam, sampai misi evakuasi dan kemanusiaan.

Di balik badannya yang bongsor, mobilitas Giuseppe Garibaldi ini ternyata tetap fast response dan lincah. Ditopang empat turbin gas CODAG bertenaga 81.000 horsepower, kapal ini sanggup melesat sampai 30 knot (sekitar 56 km/jam), serta punya jarak jelajah mencapai 7.000 mil laut (sekitar 13.000 km) pada kecepatan 20 knot tanpa perlu bolak-balik isi bensin.

Proteksi berlapis dan proyeksi masa depan

Bukan cuma jago bawa pesawat, sistem pertahanan kapal induk ini juga beneran no counter. Giuseppe Garibaldi dibekali persenjataan berlapis seperti rudal udara Aspide, meriam CIWS DARDO, peluncur torpedo, perangkat peperangan elektronik, hingga peluncur umpan (decoy) dan pengacau radar buat menangkal ancaman udara maupun bawah laut.

Hebatnya lagi, ketangguhan kapal ini udah teruji nyata di berbagai zona konflik dunia seperti lepas pantai Somalia, Kosovo, Afghanistan, hingga Libya. Ditambah lagi dengan riwayat modernisasi besar pada 2003 dan 2013, kapal ini terbukti tetap up-to-date dalam menghadapi tantangan militer modern.

Hadirnya Giuseppe Garibaldi jelas bakal menghadirkan power projection baru bagi pertahanan maritim Indonesia lewat pangkalan udara bergerak di lautan. Keberadaannya bakal memperluas jangkauan pengawasan laut, mempercepat respons ancaman, sekaligus jadi aset strategis terpenting TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI. (aNs)

Gen Z Takeaway

Indonesia fix bakal makin slay di lautan karena siap menyambut Giuseppe Garibaldi—kapal induk pertama sepanjang sejarah TNI AL—hibah senilai €54 juta dari Italia yang dijadwalkan mendarat 20 September 2026. Nggak cuma bikin pertahanan maritim Indonesia makin no counter dengan dek ski jump penerbangan tempur, mesin gahar, dan proteksi persenjataan berlapis yang versatile, kedatangan "benteng terapung" ini juga udah didukung restu Komisi I DPR, upgrade Lanal Lampung, hingga pengiriman 100 personel TNI AL ke Italia biar makin fast response dan siap power projection menjaga kedaulatan NKRI!

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Giuseppe Garibaldi kapal induk TNI AL Kemhan Kementerian Pertahanan

Infografis

Terkini