Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat di Semarang, DPR Minta Keselamatan Siswa Jadi Prioritas
astakom.com, Jakarta – Fasilitas asrama yang kurang aman di Sekolah Rakyat Rowosari, Tembalang, Kota Semarang, jadi sorotan.
Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, secara blak-blakan meminta pemerintah untuk segera melakukan upgrade terhadap infrastruktur di sana. Langkah ini dinilai mendesak demi menjamin keselamatan para siswa yang tengah menuntut ilmu di sekolah tersebut.
Saat melakukan peninjauan langsung dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik, Novita menemukan beberapa titik fasilitas yang dinilai kurang aman.
Beberapa infrastruktur seperti kondisi tangga, area paving, akses jalan, hingga lantai asrama kedapatan masih kurang proper untuk menunjang aktivitas harian siswa.
“Ada tangga, paving, jalan, dan lantai yang menurut saya masih kurang baik. Saya berharap ini menjadi perhatian karena menyangkut faktor keselamatan anak-anak,” ucap Novita, dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (18/7/2026).
Pentingnya program Sekolah Rakyat
Novita menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat ini sebenarnya adalah langkah yang sangat strategis dari pemerintah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Oleh karena itu, sarana dan prasarana yang disediakan wajib memenuhi standar keamanan dan kenyamanan tingkat tinggi. Proses belajar mengajar pun diyakini baru bisa berjalan secara optimal jika lingkungan sekolahnya sudah benar-benar secure.
Lebih lanjut, politisi tersebut juga mengingatkan bahwa keberhasilan institusi pendidikan tidak melulu diukur dari bangunan fisik yang kelihatan megah. Kualitas pembinaan karakter terhadap para siswa justru menjadi aspek paling crucial yang harus diutamakan.
“Semoga sekolah ini bisa dijaga dengan baik dan mampu menghasilkan siswa-siswa yang luar biasa sebagai generasi penerus bangsa,” jelasnya.
Tindak lanjut dari DPR
Dari hasil kunjungan lapangan ini, Komisi V DPR RI sukses menghimpun berbagai masukan penting terkait pengelolaan sarana dan prasarana di lokasi.
Seluruh poin temuan ini nantinya akan digodok menjadi bahan evaluasi resmi bagi pemerintah. Tujuannya jelas, agar ke depannya program Sekolah Rakyat bisa berjalan lebih impactful dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat luas.








