Angwan Gerindra Dorong IKN Jadi Destinasi Sports dan Wellness Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:01 WIB
Angwan Gerindra Dorong IKN Jadi Destinasi Sports dan Wellness Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Lokal
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur [Dok. Gerindra]

astakom.com, Jakarta — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, melempar gagasan segar agar IKN di-branding sebagai destinasi sports tourism dan wellness tourism unggulan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu untuk menarik minat generasi muda dan wisatawan domestik agar lebih melirik ibu kota baru tersebut. Salah satu ide konkret yang diusulkan oleh kader Partai Gerindra ini adalah menyelenggarakan agenda Fun Run secara berkala di kawasan IKN.

Menurut Rahayu, vibes malam hari di IKN sangat mendukung untuk aktivitas olahraga santai berkat tata pencahayaan kawasan yang ciamik. Ambience estetik inilah yang diyakini bakal menjadi daya tarik tersendiri sekaligus bikin agenda lari malam di IKN berpotensi viral di media sosial.

"Dengan lampu-lampu ini saya rasa desain lighting outdoor bisa sangat berpengaruh dan itu menjadi hal yang bisa kita dorong untuk adanya kegiatan-kegiatan wisata kebugaran atau wellness tourism, termasuk sports tourism," kata Rahayu, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (14/07/2026).

Multiplier effect bagi IKN

Politisi dari partai yang diketuai Presiden Prabowo Subianto ini menekankan bahwa olahraga bukan lagi sekadar urusan kebugaran, melainkan sudah bergeser menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle) modern yang memiliki nilai jual tinggi bagi sektor pariwisata.

Lebih lanjut, Rahayu menjelaskan bahwa agenda Fun Run berkala ini bakal memicu multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian lokal.

Kehadiran para pelari dan turis dipastikan bakal mendongkrak omzet para pelaku UMKM, sektor food and beverage (F&B), hingga memicu geliat penjualan suvenir khas daerah. Dengan kata lain, IKN tidak hanya berkembang secara infrastruktur fisik, tetapi juga secara ekonomi kreatif yang inklusif.

"Multiplier effect-nya luar biasa. Pertama mendatangkan wisatawan, yang kedua dengan datangnya wisatawan berdampak bagi UMKM, food and beverage, mungkin bahkan suvenir dan seterusnya. Itu akan menjadi daya tarik dan menambah nilai yang luar biasa. Saya rasa itu jadi satu kegiatan yang bisa diadakan mungkin setiap tiga bulan," ujar Rahayu.

Dorong penguatan wisata dan budaya IKN

Sebagai penutup, Ia berharap IKN bisa menjadi gerbang utama yang mengarahkan wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi eksotis lainnya di Kalimantan Timur.

Rahayu mendorong agar penguatan desa wisata dan pelestarian budaya lokal di sekitar IKN terus digenjot. Tujuannya agar pembangunan IKN tidak menumpuk di pusat saja, melainkan terdistribusi merata dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sustainable bagi masyarakat adat dan lokal.

"Kalau misalkan IKN ini bisa menjadi pemantik untuk membawa para wisatawan keliling ke daerah-daerah sekitar, itu menjadi insentif untuk desa-desa di sekitar IKN mengembangkan wisatanya masing-masing. Banyak hal yang saya rasa bisa dikembangkan untuk kembali lagi menghadirkan multiplier effect," tandas Rahayu. (Usm/aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Gagasan menjadikan IKN sebagai destinasi sports dan wellness tourism menunjukkan bahwa pembangunan kota baru juga perlu dibarengi identitas yang relevan dengan tren dan kebutuhan masyarakat. Kalau dikemas secara konsisten dan melibatkan UMKM serta budaya lokal, konsep ini berpotensi menciptakan efek ekonomi yang lebih luas sekaligus membuat IKN dikenal bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai destinasi yang hidup dan menarik.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Rahayu Saraswati IKN Ibu Kota Nusantara (IKN) DPR RI

Infografis

Terkini

Job Market Fair 2026 di Balikpapan

Pelamar kerja melakukan wawancara secara tatap muka di bursa kerja bertajuk Job Market Fair 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (14/7/2026).

Footage 20:03 WIB