BI Rate Naik, OJK Spill Strategi Multifinance agar Tak Kena Imbas Besar

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 9 Juni 2026 | 14:15 WIB
BI Rate Naik, OJK Spill Strategi Multifinance agar Tak Kena Imbas Besar
BI Rate Naik, OJK Spill Strategi Multifinance Agar Tak Kena Imbas Besar

astakom.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang kalau kenaikan BI Rate berpotensi kuat memengaruhi penerbitan obligasi perusahaan multifinance, karena dapat tingkatkan biaya dana.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK lainnya, Agusman, bilang kalau kondisi itu bisa mendorong perusahaan multifinance buat lebih hati-hati dalam melakukan penerbitan obligasi.

"Dalam menyikapi kondisi tersebut, perusahaan multifinance perlu memperkuat pengelolaan risiko suku bunga, antara lain melalui diversifikasi sumber pendanaan dan penguatan efisiensi pendanaan," kata Agusman dalam jawaban tertulis dikutip oleh astakom.com Selasa (09/06/2026).

Suku bunga yang naik punya potensi memengaruhi kemampuan bayar debitur. Apalagi buat pembiayaan dengan skema floating rate, sehingga bisa berdampak pada tingkat kredit bermasalah.

Jaga kualitas pembayaran

Makanya perusahaan multifinance harus mangambil langkah strategi mitigasi risiko atau mengantisipasi dan meminimalisir resiko yang kemungkinan akan terajadi. Langkah itu dinilai diperlukan dalam situasi ini.

Buat jaga kualitas pembiayaan, perusahaan multifinance perlu juga memperkuat analisis kelayakan debitur, melakukan pemantauan portofolio secara intensif dan menerapkan mitigai risiko yang memadai.

"Sumber pendanaan multifinance pada April 2026 masih didominasi oleh perbankan dengan nilai sebesar Rp282,06 triliun atau 74,52% dari total sumber pendanaan industri multifinance," jelas nya.

BI naikkin suku bunga acuan

Fyi, baru banget diumumim sama Bank Indonesia, kalau Bank Indonesia (BI) hari ini menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%.Di keterangan resmi BI disebutin hari ini bank sentral menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan BI.

BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility sebanyak 25 bps jadi 4,50%, dan suku bunga Lending Facility naik 25 bps menjadi 6,25%. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

BI Rate yang naik bikin biaya cari dana buat multifinance makin mahal, jadi mereka bakal lebih selective pas terbitin obligasi. Di sisi lain, cicilan debitur berpotensi makin berat, terutama yang bunganya floating. Makanya OJK minta multifinance upgrade risk management biar nggak kena double hit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bank Indonesia BI Rate Multifinance

Infografis

Terkini