Main Kurang Tenang, Ana/Trias Tersingkir di BAC 2026

Editor: A. Cuwantoro
Rabu, 8 April 2026 | 15:47 WIB
Main Kurang Tenang, Ana/Trias Tersingkir di BAC 2026
Ana/Trias kalah straight game dari unggulan pertama asal tuan rumah, Liu Sheng Shu/Tan Ning dengan skor 11-21, 19-21. (astakom/Badminton Indonesia).

astakom.com, Jakarta – Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus terhenti lebih awal di Kejuaraan Asia atau Badminton Asia Championships 2026. Bertanding di Ningbo, China, Rabu (8/4), mereka kalah straight game dari unggulan pertama asal tuan rumah, Liu Sheng Shu/Tan Ning dengan skor 11-21, 19-21.

Dalam laga tersebut, pasangan yang akrab disapa Ana/Trias mengakui kurang mampu mengontrol tempo permainan, terutama di gim pertama. Terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan membuat permainan mereka tidak berkembang optimal.

“Di gim pertama sebenarnya kami sudah punya persiapan, tapi karena terlalu terburu-buru, banyak pukulan yang tidak maksimal,” ujar Febriana dalam rilis PBSI, Rabu (8/4).

Memasuki gim kedua, Ana/Trias mencoba mengubah pendekatan dengan tidak sepenuhnya mengikuti ritme permainan lawan. Mereka berupaya mengombinasikan tempo cepat dan lambat untuk keluar dari tekanan. Namun, strategi tersebut dinilai terlambat diterapkan, sementara pasangan China sudah lebih dulu menguasai jalannya pertandingan, baik dari segi kekuatan maupun kecepatan.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Ana/Trias dalam menghadapi turnamen berikutnya, termasuk peluang tampil di Piala Uber 2026 yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.

Meski komposisi skuad belum diumumkan, performa mereka sejak dipasangkan pada September 2025 membuka peluang untuk kembali dipercaya memperkuat tim. Febriana menegaskan bahwa ke depan mereka harus tampil lebih sabar dan cermat dalam membaca permainan lawan agar bisa meraih hasil lebih baik.

Gen Z Takeaway

Intinya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kepleset bukan karena nggak bisa, tapi karena terlalu buru-buru, padahal pas di game kedua udah mulai nemu ritme. Lawan emang kuat, tapi ini jadi pelajaran penting: main tuh nggak cuma cepat, tapi juga harus sabar dan pinter baca permainan. Masih panjang perjalanan mereka!

Ana/Trias Badminton Indonesia Kejuaraan Asia 2026 Liu Sheng Shu/Tan Ning

Infografis

Terkini