1,2 Juta Warga Sudah Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
astakom.com, Jakarta - Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menunjukkan perkembangan pesat. Hingga November 2025, sebanyak 1,2 juta masyarakat Indonesia telah resmi terdaftar sebagai anggota koperasi ini.
Data tersebut tercatat dalam sistem berbasis Software-as-a-Service (SaaS) bernama siKopdes, yang menjadi fondasi pengelolaan data koperasi desa di seluruh Indonesia.
“Dari data siKopdes itu tercatat 1,2 juta anggota sudah terdaftar. Jadi 1,2 juta masyarakat Indonesia sudah terlibat menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah di Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Farida menambahkan, data anggota yang terkumpul dalam siKopdes akan segera diintegrasikan dengan data di Kementerian Sosial (Kemensos).
Langkah ini bertujuan memperluas partisipasi masyarakat, termasuk mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH), yang mencapai sekitar 20 juta orang untuk ikut bergabung dalam koperasi Merah Putih.
Menurut Farida, upaya memperluas keanggotaan koperasi tidak hanya dilakukan melalui pendekatan top-down, tetapi juga lewat edukasi dan sosialisasi langsung agar masyarakat kembali tertarik menjadi bagian dari gerakan koperasi.
“Apalagi Presiden Prabowo menitikberatkan atau memastikan koperasi ini salah satu atau mungkin bisa jadi satu-satunya lokomotif ekonomi yang akan terus dikembangkan di Indonesia mulai saat ini,” tutur Farida.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menjelaskan, sebagian dari 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih yang ditargetkan pemerintah masih dalam tahap pembangunan sarana dan prasarana.
Pemerintah menargetkan seluruhnya dapat beroperasi penuh pada Maret 2026, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Memang untuk sebagian (Kopdes Merah Putih) lainnya belum operasional karena memang kemudian kita membutuhkan adanya gerai-gerai, adanya gudang. Ya ini kemudian kita standarkan,” jelas Ahmad.
Dengan langkah integrasi data dan percepatan operasional ini, pemerintah berharap koperasi desa mampu menjadi motor ekonomi kerakyatan yang mandiri dan inklusif.
Program Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tingkat akar rumput.










