Isenmulang FC vs PSIM Yogyakarta Berbagi Skor Kacamata
astakom.com, Jakarta — Duel lanjutan Super League 2026/2027 antara Isenmulang FC melawan PSIM Yogyakarta harus berakhir antiklimaks tanpa gol. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026), armada asuhan pelatih Sundari Karya bermain imbang 0-0 menghadapi Laskar Mataram.
Isenmulang FC terpaksa melakoni laga kandang usiran di Pulau Dewata menyusul bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda markas mereka di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dominasi penguasaan bola laskar Mataram tanpa eksekusi mematikan
Mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, PSIM Yogyakarta mendominasi aliran bola sepanjang laga. Catatan statistik Lapangbola menunjukkan Laskar Mataram unggul mutlak lewat penguasaan bola (ball possession) mencapai 64 persen.
PSIM juga sempat mencatatkan enam tembakan tepat sasaran (shot on target) hingga menit ke-53. Di sisi seberang, Laskar Tambun Bungai bermain lebih menunggu dan hanya mampu melepaskan satu sepakan terarah ke gawang lawan.
Kendati memegang kendali penuh di lini tengah, efektivitas serangan PSIM menjadi catatan tersendiri. Pasukan asal Kota Gudeg tersebut kesulitan menembus pertahanan gerendel Isenmulang FC dan gagal mengonversi dominasi menjadi peluang emas yang benar-benar berbahaya.
Tekanan di menit-menit akhir gagal membuahkan hasil
Memasuki fase akhir babak kedua, PSIM berupaya meningkatkan intensitas serangan demi mencuri gol kemenangan. Pada menit ke-87, PSIM memperoleh peluang emas melalui skema tendangan bebas menyusul pelanggaran terhadap Marvin Loria di area berbahaya, namun eksekusinya gagal mengancam gawang Isenmulang FC.
Dua menit berselang, peluang kembali terbuka di kaki Pulga Vidal. Sayangnya, umpan silang matang yang dikirimkan dari sisi sayap kiri gagal diselesaikan dengan tenang setelah sontekannya melambung jauh di atas mistar gawang.
Upaya pamungkas tim tamu lewat situasi sepak pojok pada masa tambahan waktu juga berhasil dihalau barisan bek Isenmulang FC. Peluit panjang berbunyi dengan skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Belum lepas dari zona merah
Hasil imbang ini memperpanjang rekor minor PSIM Yogyakarta yang belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan dalam tujuh laga terakhir Super League musim ini. Laskar Mataram masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi dua poin.
Sementara itu, tambahan satu angka di laga usiran menempatkan Isenmulang FC tepat di atasnya, yakni posisi ke-16 dengan raihan tiga poin. Kedua kesebelasan masih sama-sama berkutat di zona degradasi dan membutuhkan perbaikan efektivitas lini serang untuk segera bangkit dari papan bawah.
Susunan pemain
- Isenmulang FC: Lucas Henrique, Firman Ramadhan, Leo Lellis, Ardi Ramdani (C), Rafael Ribeiro, Douglas Cruz; Abdillah, Brayen Pondaag, Modou Manneh; Kenji Nishioka (Makan Konawe 51), Vinicius Baiano (Sergio Filo 51).
- PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi, Raka Cahyana, Yusaku Yamadera (Marvin Loria 51), Franco Ramos (C), Jop van der Avert; Adrian Purzycki, Mauro Caballero; Savio Sheva; M Iqbal (Alwi Fadilah 50), Nermin Haljeta, Pulga Vidal. (ACwan/RaM)
Gen Z Takeaway
Dominasi 64 persen ball possession berujung zonk! PSIM Yogyakarta sebenernya tampil neken dan ngurung pertahanan lawan dari awal sampai akhir, tapi finishing-nya bener-bener lagi tumpul banget. Alhasil, Laskar Mataram harus rela puas perpanjang rekor tanpa kemenangan di tujuh match berturut-turut, sementara Isenmulang FC yang main jauh dari kandang gara-gara bencana kabut asap berhasil amankan satu poin berharga. Evaluasi lini depan hukumnya wajib!









