POV: Puluhan Ribu Galon & Botol Plastik Disulap Jadi Perahu Hias Kece di Danau Sunter!

Editor: Anri Syaiful
Senin, 19 Oktober 2026 | 03:03 WIB
POV: Puluhan Ribu Galon & Botol Plastik Disulap Jadi Perahu Hias Kece di Danau Sunter!
POV: Puluhan Ribu Galon & Botol Plastik Disulap Jadi Perahu Hias Kece di Danau Sunter! [Dok. Pemkot Jakarta Utara]

astakom.com, Jakarta – Danau Sunter mendadak heboh dan penuh warna! Sebanyak 18.400 galon bekas dan 47.000 botol plastik disulap jadi 43 perahu hias yang aesthetic nan unik dalam gelaran Festival Perahu Cilung (Cinta Lingkungan) Tahun 2026 pada Minggu (18/10/2026). Aksi kreatif ini digarap langsung oleh pasukan Unit Penanganan Sampah Badan Air DKI Jakarta untuk mengajak warga Jakarta lebih aware sama kebersihan lingkungan.

Festival yang sudah memasuki gelaran kali ketiga ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Pemprov DKI Jakarta sengaja mengemas edukasi pengelolaan sampah lewat cara yang kreatif ini agar masyarakat makin tergerak buat mulai memilah sampah langsung dari rumah.

Edukasi vibes positif: Menjaga lingkungan harus jadi habit!

Dalam sambutannya, Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pamer kreativitas, melainkan sinyal kuat untuk mengingatkan publik bahwa kebersihan lingkungan adalah responsibility bersama.

“Kegiatan cinta lingkungan ini harus menjadi kebiasaan rutin kita. Melalui festival ini, kita ingin menggugah dan meningkatkan semangat masyarakat bahwa mencintai lingkungan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Uus, dikutip astakom.com.

Ia mengungkapkan, persoalan sampah di Jakarta masih jadi tantangan serius. Karena itu, Pemprov DKI terus mendorong perubahan perilaku masyarakat lewat pola pilah, angkut, dan olah yang berlandaskan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.

“Pemilahan sampah harus menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama. Kita harus mulai mengurangi sampah dari rumah, memilahnya dengan benar, dan memastikan sampah tidak mencemari lingkungan, terutama sungai dan danau,” katanya.

Uus menambahkan, hadirnya perahu hias ini jadi bukti kalau barang bekas bisa upcycle jadi karya bernilai tinggi. Namun di sisi lain, banyaknya sampah yang terkumpul di badan air juga jadi penjelas kalau awareness masyarakat masih wajib ditingkatkan.

“Jangan hanya pada saat ada kegiatan atau perlombaan lingkungan terlihat bersih. Kita ingin kebersihan ini terus terjaga setiap hari sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Karya unik Pasukan UPS Badan Air: Sampah disulap jadi art

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, membeberkan rahasia di balik megahnya 43 perahu hias tersebut. Semuanya murni hasil inovasi dan kreativitas pasukan Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air yang memanfaatkan belasan ribu galon serta puluhan ribu botol plastik bekas.

“Melalui karya perahu kreatif ini, kita melihat bahwa sampah dapat diolah menjadi karya bernilai seni sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat. Karya ini merupakan cerminan kreativitas dan inovasi pasukan penanganan sampah badan air,” jelas Dudi.

Bukan cuma parade perahu hias yang bikin pengunjung berdecak kagum, Festival Cilung 2026 juga diramaikan dengan berbagai aksi seru:

  • Aksi ekosistem: Penebaran benih ikan dan penuangan ekoenzim ke Danau Sunter.
  • Edukasi & Pameran: Workshop pemilahan sampah serta pameran hasil daur ulang karya petugas DLH DKI Jakarta.
  • Fasilitas Gratis: Pengunjung bisa membawa pulang pupuk kompos gratis hingga menjajal langsung sensasi menaiki perahu Cilung di tengah danau.

Dudi berharap event ini bisa membuka mata publik bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari hal-hal simpel seperti memangkas penggunaan plastik sekali pakai dan mengolah kembali barang yang masih punya nilai guna.

Kolaborasi warga & pemerintah demi Jakarta Utara yang sehat

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Perahu Cilung di wilayahnya. Menurutnya, pendekatan populer seperti ini sangat ampuh mengedukasi publik.

“Festival ini menunjukkan bahwa barang bekas yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata bisa dimanfaatkan menjadi karya yang menarik. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah,” ujar Hendra.

Hendra kembali mengingatkan bahwa urusan menjaga kebersihan sungai, danau, dan saluran air adalah tugas bersama yang tak bisa ditumpukan ke petugas kebersihan saja.

“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari jadikan kegiatan ini sebagai pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan terus menjaga lingkungan Jakarta Utara agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.

Lewat Festival Perahu Cilung 2026, Pemprov DKI Jakarta optimistis kalau kreativitas daur ulang dapat memicu lifestyle baru warga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. (aNs)

Gen Z Takeaway

Kreativitas tingkat dewa! Pasukan UPS Badan Air DKI Jakarta sukses upcycle 18.400 galon dan 47.000 botol plastik bekas jadi 43 perahu hias yang super aesthetic di Festival Perahu Cilung 2026 Danau Sunter pada Minggu (18/10/2026), buat ngajak kita semua makin aware sama isu lingkungan. Pemprov DKI Jakarta pun mewanti-wanti banget biar aksi pilah dan olah sampah dari rumah enggak cuma hangat-hangat tahi ayam saat ada event doang, tapi wajib jadi daily habit biar perairan Jakarta tetap bersih, sehat, dan bebas dari gempuran sampah!

Festival Perahu Cilung 2026 Perahu Hias Danau Sunter Pilah Sampah Jakarta Jakarta Utara Sampah

Infografis

Terkini