Istana Kepresidenan Yaman Ditembak Rudal Houthi, 4 Orang Tewas & Perdana Menteri Lolos dari Maut

Editor: Henni Rachma Sari
Minggu, 18 Oktober 2026 | 03:09 WIB
Istana Kepresidenan Yaman Ditembak Rudal Houthi, 4 Orang Tewas & Perdana Menteri Lolos dari Maut
Update Timur Tengah: Produksi Minyak PetroMasila Lumpuh, Arab Saudi Serang Pelabuhan Al Mukalla Yaman!, elasa 30/12/2025 [@Military Cognizance/ astakom.com]

astakom.com, Jakarta - Ketegangan politik dan konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah kembali memanas hebat! Kelompok Houthi dilaporkan melancarkan serangan rudal yang menyasar Istana Al-Maashiq, sebuah kompleks kepresidenan yang berlokasi di Aden, Yaman, pada Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan laporan dari pihak militer pemerintah Yaman yang dilansir Channel News Asia, insiden gempuran rudal ini menelan sedikitnya empat korban jiwa dan mengakibatkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. Serangan tersebut secara khusus membidik area pusat komando di dalam kompleks istana yang selama ini difungsikan oleh pasukan pemerintah Yaman bersama tim koalisi pimpinan Arab Saudi.

Pusat komando dihantam 5 rudal, perdana menteri dipastikan selamat

Detail serangan ini diungkapkan oleh seorang menteri Yaman yang meminta namanya tidak dipublikasikan. Ia membeberkan bahwa kelompok Houthi melontarkan total lima rudal, dengan rincian tiga rudal diarahkan ke pusat komando pasukan pemerintah Yaman dan dua rudal lainnya menghantam pusat komando pasukan koalisi Arab Saudi.

Menteri tersebut mengonfirmasi adanya jatuhnya korban baik dari pihak Yaman maupun pihak Arab Saudi, meski dirinya tidak membeberkan angka rincian pastinya. Di tengah situasi genting tersebut, Perdana Menteri Shaya al-Zindani diketahui sedang berada di dalam area kompleks istana saat gempuran terjadi.

“Dia sama sekali tidak terluka,” pungkas menteri tersebut mengonfirmasi keselamatan sang Perdana Menteri.

Ledakan dahsyat guncang Aden & asap membubung tinggi

Guncangan dari serangan rudal ini dirasakan langsung oleh warga lokal yang mengaku mendengar rentetan suara ledakan keras di sekitar lokasi kejadian. Jurnalis AFP yang berada di tempat kejadian juga melaporkan adanya kepulan asap tebal yang membubung dari titik pusat dampak ledakan.

Penyerangan ini mencatatkan rekor sebagai aksi gempuran pertama yang menyasar kompleks istana kepresidenan sejak perang saudara di Yaman kembali membara pada Juli lalu.

Langkah invasif Houthi ini makin memperkeruh eskalasi keamanan bagi Arab Saudi dan pemerintah resmi Yaman yang diakui secara internasional. Situasi panas di Yaman ini pun makin memicu kecemasan regional, menyusul meluasnya konflik Timur Tengah pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu.

Houthi kuasai laut merah, serangan balasan pemerintah masih tertahan

Dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir, kelompok Houthi yang disokong oleh Iran dilaporkan berhasil menguasai kawasan wilayah yang cukup luas di sepanjang pesisir Laut Merah.

Pemerintah Yaman sendiri tidak tinggal diam dan telah melancarkan aksi serangan balasan yang dibantu oleh dukungan serangan udara dari Arab Saudi. Sayangnya, upaya balasan tersebut hingga kini belum membuahkan hasil untuk merebut kembali daerah-daerah strategis yang telah jatuh ke tangan Houthi.

Pihak Arab Saudi pun secara terbuka menuding Iran sebagai dalang di balik melonjaknya eskalasi terbaru dalam konflik panjang yang melanda Yaman ini. (RaM)

Gen Z Takeaway

Situasi di Timur Tengah makin bikin elus dada! Kompleks Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden dihantam 5 rudal oleh kelompok Houthi yang bikin 4 orang tewas dan 10 luka-luka. Untungnya Perdana Menteri Yaman Shaya al-Zindani dipastikan selamat tanpa luka sedikit pun.

Yaman Houthi Kelompok Houthi Yaman Konflik Timur Tengah

Infografis

Terkini