10.070 Gerai KDKMP Resmi Beroperasi! LPG 3 Kg Cuma Rp16 Ribu, Sembako Lebih Terjangkau

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:36 WIB
10.070 Gerai KDKMP Resmi Beroperasi! LPG 3 Kg Cuma Rp16 Ribu, Sembako Lebih Terjangkau
10.070 Gerai KDKMP Resmi Beroperasi! LPG 3 Kg Cuma Rp16 Ribu, Sembako Lebih Terjangkau [Dok. Kemenkop]

astakom.com, Jakarta - Pemerintah ngasih update soal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pada 15 Oktober 2026 sebanyak 10.070 gerai resmi beroperasi. Kehadiran gerai-gerai ini digadang-gadang bakal naikin level kesejahteraan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perdesaan.

Skema KDKMP ini benar-benar bikin perekonomian desa makin naik level, soalnya para pelaku usaha lokal bisa langsung memasarkan produk mereka tanpa perlu lewat perantara alias calo yang suka bikin harga melambung.

Nggak cuma itu, warga juga bisa checkout barang kebutuhan rumah tangga dan bahan pokok bersubsidi dengan harga yang nggak ramah kantong buat dikritik.

Murah meriah

Salah satu bukti nyata keberhasilan gerai ini bisa langsung kita intip di KDKMP Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Manajer KDKMP Cipedak, Syahrul Alfian, ngespill kalau gerainya udah siap melayani warga dengan stok LPG 3 kilogram seharga Rp16.000 per tabung. Selain itu, ada minyak goreng MinyaKita yang dibanderol pas sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp15.700 per liter.

Kehadiran gerai ini jelas bikin warga sekitar antusias banget dan merasa terbantu.

"Jadi, masyarakat sangat terbantu. Masyarakat yang biasanya beli (LPG) di warung-warung Rp20.000 atau Rp21.000, tapi bisa akses di sini dengan Rp16.000,” kata Syahrul, dikutip astakom.com pada Kamis (15/10/2026).

Rantai pasok mantul

Nggak sekadar jualan barang subsidi, KDKMP Cipedak juga support penuh UMKM lokal. Rantai pasok barang di koperasi ini dibagi menjadi dua jalur utama, yaitu komoditas bersubsidi/komersial serta produk rakitan UMKM warga setempat.

Untuk komoditas utama dan bersubsidi, PT Agrinas Pangan Nusantara turun tangan sebagai pemasok. Barang yang disalurkan mencakup LPG 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), MinyaKita, hingga gula konsumsi. Sementara untuk etalase UMKM, murni diisi oleh kreasi warga sekitar.

"Nah, UMKM ini dipasok dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Menariknya, KDKMP Cipedak ini sebenarnya sudah melakukan soft launching alias beroperasi sejak 28 Agustus 2026. Tanpa perlu promosi atau marketing yang heboh, informasinya sudah keburu viral lewat jalur word of mouth alias omongan dari mulut ke mulut.

"Jadi, memang kita sudah siap-siap, tinggal melengkapi yang kurang-kurangnya saja terkait kegiatan pembukaan ini,” kata Syahrul.

Bakal punya delivery service

Melihat respons warga yang positive vibes banget, manajemen koperasi nggak mau berpuas diri. Mereka berencana melebarkan jangkauan pasar dengan memanfaatkan teknologi digital supaya makin dekat dengan anak muda yang suka serba praktis.

Ke depannya, warga nggak perlu repot-repot keluar rumah cuma buat cek stok barang. Bahkan bakal ada fitur layanan pesan antar pada jam-jam tertentu.

“Kita harus mengikuti perkembangan zaman, yaitu kedekatan dengan masyarakat. Jadi, rencana nanti kita mau membuat channel resmi sendiri, memang bisa pemesanan melalui WhatsApp atau media. Jadi, bisa kita pesan antar di jam-jam tertentu,” katanya.

Dipantau langsung menteri

Fyi, peluncuran 10.070 gerai KDKMP secara serentak pada 15 Oktober 2026 ini tersebar meluas di berbagai wilayah, kayak di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan.

Atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dijadwalkan terjun ke lapangan buat memantau operasional di berbagai titik. Fokus utamanya adalah memastikan harga jual barang subsidi dijual dengan harga yang affordable dan sesuai HET.

Dari hasil pemantauan, harga beras SPHP dijual Rp58.000 per 5 kg. MinyaKita seharga Rp15.700 per liter dan LPG 3 Kg dijual seharga Rp16.000 per tabung. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

10.070 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi beroperasi pada 15 Oktober 2026. Kehadiran gerai ini jadi langkah konkret untuk mempermudah warga mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari LPG 3 kg seharga Rp16.000 hingga MinyaKita Rp15.700 per liter. Nggak cuma membantu masyarakat berhemat, KDKMP juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produknya secara langsung. Ke depannya, koperasi ini berencana menghadirkan layanan pemesanan melalui WhatsApp dan pesan antar agar belanja kebutuhan sehari-hari makin praktis.

KDKMP UMKM Barang Subsidi LPG 3 Kg minyakita

Infografis

Terkini