Pemerintah Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbun BBM Subsidi yang Bikin Panic Buying

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:01 WIB
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbun BBM Subsidi yang Bikin Panic Buying
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Oknum Penimbun BBM Subsidi yang Bikin Panic Buying [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan kalau pemerintah nggak akan kasih ampun buat oknum-oknum yang nekat menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Kelangkaan BBM bersubsidi di lapangan jelas bikin masyarakat yang benar-benar membutuhkan jadi kerepotan. Menanggapi hal ini, Menteri ESDM langsung meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memproses hukum para pelaku penimbunan tanpa kompromi.

“Ya saya minta tolong sama Pak Kapolri, kalau begini ditindak aja Pak, diproses hukum,” kata Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, dikutip astakom.com pada Jumat (16/10/2026).

Meski begitu, Bahlil memilih untuk menyerahkan urusan penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Saya tidak mau mendahului, itu nanti detailnya aparat penegak hukum,” katanya.

Beli harga subsidi, dijual harga industri

Lebih lanjut, Bahlil ngespill cara main para oknum nakal ini. Praktik penimbunan biasanya dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas besar supaya bisa menyedot BBM bersubsidi sebanyak mungkin. Setelah ditampung, BBM tersebut malah dijual lagi demi meraup untung besar dengan menggunakan standar harga industri.

“Masa BBM solar subsidi ditampung kemudian dijual lagi dengan harga industri. Itu kan subsidinya kan ditanggung oleh negara,” katanya.

Ulah nakal ini tentu bikin geram, karena jatah subsidi yang disiapin negara buat rakyat malah ditimbun demi keuntungan pribadi.

Terbongkarnya kasus penimbunan dan solusi distribusi

Gerak cepat kepolisian dalam menindak penyelewengan ini mulai membuahkan hasil. Salah satu pengungkapan kasus terjadi di Bali pada Oktober 2026. Aparat berhasil mengamankan tujuh orang pria yang diduga menimbun BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite, lalu menjualnya kembali dengan harga fantastis, yaitu Rp100.000 per 1,5 liter.

Di sisi lain, kelangkaan yang sempat memicu panic buying dan antrean panjang di Bali ternyata punya kendala teknis lain. Plot twist-nya, pasokan sempat tersendat akibat hambatan pengiriman BBM dari Jawa Timur.

Untuk mengatasi masalah tersebut, PT Pertamina (Persero) langsung menambah armada kapal pengangkut agar proses distribusi BBM kembali lancar dan normal.

Stok nasional tetap aman

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia juga sudah pastiin bahwa ketahanan stok BBM secara nasional sebenarnya aman-aman saja, di tengah ramainya antrean yang terjadi di Pulau Dewata.

Bahlil membeberkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini berada di kisaran 16 hingga 18 hari. Pemerintah juga bergerak cepat menggelar rapat bersama pihak-pihak terkait untuk menelusuri akar masalah di Bali sekaligus menetapkan langkah penanganannya.

“Kalau stok nasional itu kita di angka 16 sampai 18 hari, jadi masih clear, enggak ada masalah secara stok-stok nasional. Jadi mungkin distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala,” kata Bahlil pasca-rapat terbatas bareng Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10).

Dengan stok nasional yang dipastikan aman dan pengawasan ketat dari aparat hukum, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak perlu terpengaruh oleh isu-isu yang memicu kepanikan berlebih. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah nggak main-main soal penimbunan BBM subsidi yang bikin masyarakat kesulitan. Bahlil Lahadalia meminta Polri menindak tegas pelaku yang membeli solar subsidi untuk dijual kembali dengan harga industri. Di Bali, tujuh pria diamankan dalam kasus dugaan penimbunan BBM yang dijual hingga Rp100.000 per 1,5 liter. Sementara itu, stok BBM nasional disebut masih aman di kisaran 16–18 hari, sehingga pemerintah fokus membenahi distribusi dan mengimbau masyarakat agar tidak panik.

BBM Subsidi Stok BBM Timbun BBM Penimbun BBM

Infografis

Terkini