Gerak Cepat Pascabanjir, Pemerintah Percepat Pemulihan Layanan Air Minum di Padang

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:03 WIB
Gerak Cepat Pascabanjir, Pemerintah Percepat Pemulihan Layanan Air Minum di Padang
Gerak Cepat Pascabanjir, Pemerintah Percepat Pemulihan Layanan Air Minum di Padang. [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta — Pemerintah langsung bergerak cepat satset nanganin kerusakan infrastruktur penyediaan air minum akibat banjir bandang yang menerjang Kota Padang pada Jumat (09/10/2026) dan Sabtu (10/10/2026).

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat Kementerian PU, pemerintah memprioritaskan penanganan darurat biar akses air minum buat warga terdampak bisa secepatnya pulih.

Langkah cepat ini dilakukan dengan mengidentifikasi kerusakan di sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sekaligus memprioritaskan perbaikan fasilitas yang vital buat kebutuhan air warga. Penanganan sementara ini jadi langkah awal sebelum lanjut ke perbaikan konstruksi permanen sesuai kondisi di lapangan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan kalau pemulihan pascabencana itu fokus utamanya harus pada kembalinya akses kebutuhan dasar masyarakat, gak cuma sekadar benerin bangunan yang rusak.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody dalam keterangannya dikutip, Kamis (15/10).

SPAM Guo Kuranji rusak parah

Salah satu infrastruktur yang jadi prioritas utama adalah SPAM Guo Kuranji. SPAM ini punya kapasitas produksi 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR), makanya kalau rusak bisa mengganggu pasokan air minum buat warga.

Banjir bikin bangunan pengambilan air baku SPAM Guo Kuranji rusak sampai jebol, plus beberapa jaringan pipa transmisi putus. Menanggapi situasi ini, BPBPK Sumbar ngefokusin penanganan sementara dulu biar fungsinya balik cepat, sambil nyiapin perbaikan permanen.

Pekerjaan perbaikan SPAM Guo Kuranji digarap sama PT Hutama Karya. Lingkup kerjanya meliputi perbaikan bangunan, mercu bendung, sampai sayap bangunan SPAM yang rusak diterjang banjir, disesuaikan sama kondisi riil di lapangan biar penanganannya efektif.

Efek banjir susulan usai bencana November 2025

Percepatan ini juga mempertimbangkan riwayat SPAM Guo Kuranji yang sebelumnya sempat kena dampak bencana pada November 2025 dan masih dalam proses konstruksi perbaikan.

Banjir yang balik lagi pada 9 Oktober 2026 bikin ada kerusakan lanjutan, jadi butuh langkah ekstra buat mengembalikan fungsi sistem air tersebut.

SPAM Palukahan dan Gunung Pangilun ikut terdampak banjir

Bukan cuma Guo Kuranji, BPBPK Sumbar juga nanganin dampak banjir di SPAM Palukahan dan SPAM Gunung Pangilun. Di SPAM Palukahan, bangunan penampung air baku tertutup material banjir, sementara pengerjaan prasedimen SPAM Gunung Pangilun terkendala gara-gara area konstruksinya terendam air.

Penanganan ketiga SPAM ini disesuaikan sama kebutuhan pemulihan masing-masing. Fokus pemerintah adalah mempercepat langkah di lapangan dengan tetap memperhatikan tingkat kerusakan dan tahapan konstruksinya.

Lewat penanganan darurat dan perbaikan cepat ini, pemerintah berupaya mengembalikan fungsi infrastruktur air minum di Padang biar warga bisa dapet pasokan air minum secara berkelanjutan lagi. (RaM)

Gen Z Takeaway

Fix ini aksi satset banget dari pemerintah! Pascabanjir bandang di Padang, Kementerian PU lewat BPBPK Sumbar langsung gercep nanganin 3 titik SPAM terutama SPAM Guo Kuranji yang ngebawahis 10.000 rumah biar krisis air bersih gak berlarut-larut. Walau sempat ada kendala material banjir dan area terendam, perbaikan darurat bareng PT Hutama Karya dipastikan terus digas biar warga Padang bisa secepatnya nikmatin akses air minum dengan aman dan lancar lagi.

Pemulihan Bencana Kota Padang Sumbar Bakom RI

Infografis

Terkini