Profil Marsekal Yusuf Jauhari, Wamenhan Baru Berpengalaman di Bidang Logistik Pertahanan
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026).
Dalam amanat posisi barunya ini, ia dipercaya memegang kendali atas urusan logistik, industri pertahanan, hingga pengembangan teknologi militer.
Prosesi pelantikan Yusuf berlangsung serentak bersama jajaran pejabat tinggi negara lainnya, seperti Wakil Menteri Imipas Maulana Bungaran serta Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan.
Profil dan rekam jejak Yusuf Jauhari
Pria kelahiran 4 Oktober 1967 ini sebenarnya merupakan figur yang sudah sangat familiar di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Kiprahnya di instansi tersebut sudah berlangsung sejak 2016 saat mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga Sekretariat Jenderal Kemenhan.
Pasca-menyelesaikan tugas setahun sebagai Karumga Kemhan, perjalanan kariernya berlanjut saat dipercaya menjabat Kapusdatin Kemhan untuk rentang waktu 2017 hingga 2019.
Rekor masa jabatan terlamanya di Kemenhan tercatat tatkala dirinya memimpin Kepala Badan Sarana Pertahanan sepanjang kurun 2020 sampai 2025.
Tak butuh waktu lama setelah itu, Yusuf kembali mendapat kepercayaan baru untuk memimpin Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan terhitung mulai September 2025.
Sekarang, sosok luluan Akademi Angkatan Udara (AAU) angkatan 1990 ini resmi dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Wakil Menteri Pertahanan RI yang membidangi sektor logistik, industri pertahanan, serta teknologi. (aLf/RaM)
Gen Z Takeaway
Pelantikan Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan menambah babak baru dalam kariernya di Kemenhan. Berbekal pengalaman panjang di bidang sarana dan logistik pertahanan, ia kini memegang peran strategis dalam memperkuat industri pertahanan serta pengembangan teknologi militer Indonesia.









