Buntut Blackout Batam, Presiden Prabowo Panggil Petinggi PLN ke Istana

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:55 WIB
Buntut Blackout Batam, Presiden Prabowo Panggil Petinggi PLN ke Istana
Buntut Blackout Batam, Presiden Prabowo Panggil Petinggi PLN ke Istana [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Insiden blackout alias mati lampu total yang melanda wilayah Batam dan Bintan belakangan ini sukses bikin aktivitas warga hingga sektor industri sempat terganggu.

Lonjakan permintaan listrik (demand) akibat pertumbuhan ekonomi yang pesat di kawasan strategis tersebut rupanya belum sepenuhnya diimbangi oleh keandalan sistem perbaikan dan perawatan infrastruktur.

Dampaknya nggak main-main. Gangguan pada salah satu unit transformator utama memicu padamnya aliran listrik secara meluas. Hal ini pun langsung menyita perhatian serius dari Istana Kepresidenan.

Tak ingin masalah ini berlarut-larut dan merusak iklim investasi dan berdampak besar pada perekonomian dan fasilitas masyarakat, Presiden Prabowo Subianto langsung memanggil para menteri terkait serta jajaran petinggi PLN untuk menghadap dan berkoordinasi secara mendadak.

Arahan langsung dari Presiden

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyoroti pentingnya akselerasi transformasi di tubuh PLN agar lebih adaptif, responsif, dan efisien. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani membeberkan poin-poin utama dari instruksi Presiden Prabowo.

Menurut Rosan pemerintah udah membahas bagaimana supaya PLN bisa lebih tanggap dan cepat melakukan transformasi menggunakan 100 gigawatt solar panel.

"Dengan Bapak Presiden juga tadi dengan Pak Bahlil dan juga dengan Pak Suroso kita membicarakan bagaimana pertama mengakselerasi apa transformasi di PLN untuk menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih tanggap dan juga mengakselerasi penggunaan 100 gigawatt solar panel. Nah itu yang dibicarakan," kata Rosan dalam keterangannya, di Jakarta dikutip astakom.com pada Rabu (14/10/2026).

PLN segera paparkan model bisnis

Presiden Prabowo menginstruksikan supaya PLN bisa segera upgrade dan bertransformasi dari segi bisnisnya, supaya bisa ditindaklanjuti oleh pihaknya.

"Kita juga diminta oleh Bapak Presiden agar transformasi di PLN ini baik, terutama dari segi bisnis modelnya itu untuk dibuat dan untuk segera dipaparkan kepada Presiden untuk segera kita tindaklanjuti," kata Rosan.

Hal ini erat kaitannya sama subsidi yang digelontorkan pemerintah selama ini. Jadi PLN harus segera cari alternatif energi yang efisien dan terbukti meningkatkan produktivitas.

"Jadi intinya sih seperti itu dari Bapak Presiden dan nanti kami dari perantara tentunya akan duduk dengan tim dari PLN agar transformasi ini pesan Bapak Presiden bisa dilakukan secara menyeluruh ya. Sehingga ini juga bisa mengurangi subsidi dan atau dalam rangka meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas di PLN," tambahnya.

Model bisnis belum dispill

Meski begitu, Rosan belum bisa ngespill secara detail model bisnis yang lagi dikembangkan PLN. Rosan pastiin kalau pihaknya bakal terus mengawal transformasi model bisnis PLN supaya bisa ngasih nilai ekonomi yang nyata buat negara.

"Kita akan revisit lagi kita akan lihat-lihat lagi mengenai bisnis modelnya, bagaimana ini lebih tepatnya agar lebih lebih efisien lebih baik dan juga juga berdampak berdampak positif terhadap perekonomian kita secara keseluruhan gitu nah. Jadi oleh sebab itu kami di apa diminta untuk melakukan assessment dan juga kemudian melakukan propose-nya seperti apa ke Bapak Presiden. Intinya itu aja sih," katanya. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Blackout di Batam dan Bintan jadi alarm penting buat PLN agar nggak cuma fokus memenuhi lonjakan kebutuhan listrik, tetapi juga memperkuat keandalan infrastruktur. Presiden Prabowo meminta percepatan transformasi bisnis PLN, termasuk mendorong pemanfaatan 100 GW panel surya. Rosan Roeslani menyebut pemerintah bersama Danantara akan mengkaji model bisnis PLN agar lebih efisien, produktif, dan mampu mengurangi beban subsidi. Intinya, pemerintah ingin PLN lebih responsif sekaligus memastikan pasokan listrik yang andal untuk masyarakat, industri, dan iklim investasi.

Presiden Prabowo PT PLN Rosan Roeslani

Infografis

Terkini