Bukan Cuma Bioetanol biasa: Proyek Energi Hijau Kementan yang Bakal Buka 8 Juta Loker

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 22 September 2026 | 15:06 WIB
Bukan Cuma Bioetanol biasa: Proyek Energi Hijau Kementan yang Bakal Buka 8 Juta Loker
Mentan Spill Target Bioetanol: E40 2030-2031, Ciptakan 8 Juta Lapangan Kerja (astakom/Kementan RI)

astakom.com, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan energi di tengah gejolak geopolitik global lewat penggunaan bioetanol. Langkah ini juga dilakukan dalam upaya menuju transisi energi hijau yang lebih ramah lingkungan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran ngespill kalau pengembangan bioetanol pada akhirnya bukan cuma tentang menghasilkan bahan bakar alternatif, tetapi juga membangun rantai ekonomi baru dari sektor pertanian.

Kementerian Pertanian sekarang lagi fokus kembangin bioetanol lewat tiga komoditas atau basis utama yaitu tebu, ubi kayu atau singkong, dan jagung.

Peluang buka 8 juta tenaga kerja

Mentan bilang kalau dalam prosesnya, mulai dari budidaya komoditas, pengolahan hasil, pembangunan industri sampe aktivitas ekonomi masyarakat otomatis akan bergerak dalam satu ekosistem.

“Kalau ini terjadi, minimal itu 8 juta tenaga kerja tercipta dan tenaga kerja permanen. Hebat kan? Hebat Indonesia itu,” kata Mentan Andi Amran dalam keterangannya dikutip astakom.com pada Senin (21/09/2026). 

Tingkatkan bauran etanol

Pengembangan bioetanol juga diarahkan buat meningkatin bauran etanol dalam bahan bakar secara bertahap. Pemerintah punya target kalau peningkatan penggunaan etanol ini diikuti seiring dengan kesiapan bahan baku dan industri.

“Ini E5, E10, E20 di 2029. Bisa perkiraan kita menuju nanti, bisa kita hitung ya, kalau kita bergerak dari sekarang itu bisa E40 2030, 2031,” kata Mentan Amran.

Untuk mempercepat realisasi program yang positif ini, Kementan menggandeng 44 bupati dari berbagai daerah dalam konsolidasi pengembangan kawasan. Pemerintah daerah diharapkan bisa memetakan potensi lahan, komoditas, dan kesiapan wilayah untuk menjadi bagian dari rantai pasok bioetanol nasional.

Sinergi untuk berdaulat energi

Andi Amran bilang kalau pengembangan bioetanol adalah bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat kedaulatan energi dengan memanfaatkan kekuatan sektor pertanian dalam negeri. 

Sehingga diperlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak buat support dan demi kelancaran program yang ngasih efek berganda dan positif jangka panjang dan sustainable ini.

“Intinya adalah bagaimana kita berdaulat energi, pangan, protein. Insyaallah Indonesia menjadi negara besar, negara superpower ke depan,” katanya. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Bioetanol lagi digas pemerintah bukan cuma buat cari BBM alternatif, tapi juga buat bikin ekosistem ekonomi baru dari sektor pertanian. Kementan fokus mengembangkan tebu, singkong, dan jagung sebagai bahan baku, dengan potensi menciptakan hingga 8 juta tenaga kerja. Target bauran etanol juga terus dinaikkan bertahap, dari E5, E10, E20 hingga menuju E40, sambil menyesuaikan kesiapan bahan baku dan industri. Jadi, transisi energi ini bukan sekadar soal bahan bakar hijau, tapi juga peluang ekonomi baru dari hulu sampai hilir.

Kementerian Pertanian Bioetanol Mentan Andi Amran Sulaiman target bioetanol

Infografis

Terkini