Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Bangsa Indonesia Harus Mandiri dan Berdikari

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 19 September 2026 | 18:08 WIB
Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Bangsa Indonesia Harus Mandiri dan Berdikari
Presiden Prabowo resmikan FK Unida dan hadiri 100 Tahun Gontor di Ponorogo, Sabtu (19/9/2026), sebagai momentum kesyukuran abad kedua pengabdian. [Timpres]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto balik lagi menegaskan betapa crucial-nya bangun Indonesia yang mandiri dan bisa berdiri di atas kaki sendiri (berdikari).

Hal ini disampaikan langsung sama Presiden waktu menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/09/2026).

Dalam sambutannya, Presiden tekankan kalau kemandirian bangsa itu mulainya harus dari kemampuan penuhi kebutuhan dasar rakyat, terutama urusan perut atau pangan. Menurutnya tak boleh ada warga yang kelaparan di tengah melimpahnya kekayaan alam Indonesia.

“Tidak ada negara yang berhasil, tidak ada negara yang merdeka kalau dia tidak bisa menghasilkan makan untuk bangsanya sendiri. Alhamdulillah Indonesia sudah swasembada pangan. Indonesia sudah bisa menghasilkan makan untuk rakyatnya sendiri,” ucap Presiden.

Komitmen penuhi kebutuhan masyarakat

Gak cuma itu, Presiden juga menegaskan komitmennya buat menghapus kemiskinan dan mastiin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Ia menegaskan anak-anak Indonesia gak boleh ada yang kekurangan gizi apalagi berangkat sekolah sambil menahan lapar.

“Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia. Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia. Karena itu saya, saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” katanya.

Sorot sektor maritim dan pertanian

Pemerintah terus bekerja keras buat memperkuat sektor-sektor kunci kaya pertanian dan kelautan. Presiden negegasin kalau petani dan nelayan itu pemerannya dalam gerakan ini, termasuk lewat rencana bangun ribuan kapal nelayan biar laut kita gak dicuri terus.

“Puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah. Sekarang kita bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,” tegas Presiden.

Dorong pembangunan SDM berkualitas

Presiden Prabowo yakin kalau mau Indonesia beneran mandiri, kita butuh sumber daya manusia yang punya wawasan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar. Generasi Indonesia dituntut punya critical thinking, gak gampang kena brainwash, dan berani memperjuangkan bangsa sendiri.

“Berpengetahuan luas, benar. Pemimpin Indonesia harus pintar. Jangan dibohongi orang, jangan dibodohin,” katanya.

“Berpikiran bebas. Jangan mau dicuci otak oleh mereka-mereka yang tidak ada niat baik terhadap kita. Berjiwa besar, jangan punya rasa rendah diri, jangan punya rasa kalah sebelum berjuang,” tuturnya. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya Indonesia berdikari dengan memastikan kebutuhan dasar rakyat, terutama pangan, dapat dipenuhi secara mandiri. Pemerintah juga mendorong penguatan sektor pertanian dan kelautan serta pengentasan kemiskinan. Di sisi lain, Prabowo menilai kemandirian bangsa perlu ditopang SDM berpengetahuan luas, berpikiran kritis, dan berani memperjuangkan kepentingan Indonesia.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Berdikari 100 Tahun Gontor Gontor Syukuran Gontor 100 Tahun Pondok Pesantren Gontor

Infografis

Terkini