Siapa Saja? Inilah 6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ 2026

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 18 September 2026 | 21:07 WIB
Siapa Saja? Inilah 6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ 2026
Siapa Saja? Inilah 6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ 2026 (Kemenag)

astakom.com, Jakarta – Ajang  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah menghadirkan gebrakan baru yang keren banget. Sebanyak 6 peserta berhasil menorehkan prestasi terbaik dalam gelaran ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat. Unjuk kebolehan ini terbagi ke dalam 2 lini metode utama, yakni Kitabah dan Tilawah.

Daftar Jawara

Sementara itu pada lini metode Tilawah, Muhammad Rifqi Abdul Aziz dari Jawa Barat tampil mendominasi dan sukses menjadi jawara dengan perolehan nilai tertinggi mencapai 98,67. Posisi runner-up berhasil diamankan oleh Adila Latifani Amrullah asal Jawa Barat dengan nilai 97,67, ditemani Bintang Fahrurrozak yang juga mewakili Jawa Barat di peringkat ketiga usai membukukan skor 96,67.

Pengumuman pemenang tersebut secara resmi tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim Ekshibisi Cabang Tartil Al-Qur’an Isyarat Golongan Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara/Tuli MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 Nomor Kep-01/MH-PDSRW/MTQN XXXI/IX/2026. Seluruh penilaian telah ditandatangani di Semarang pada 15 September 2026 serta bersifat final tanpa bisa diganggu gugat.

Perjumpaan ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat yang berlangsung di Semarang pada 15 September 2026 ini diikuti oleh 28 peserta dari 14 komunitas tuli muslim yang datang dari pelbagai penjuru daerah. Kehadiran cabang ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya diresmikan dalam ajang MTQ Nasional lewat format ekshibisi.

Inklusi Al Qur’an

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Abu Rokhmad, menegaskan kalau ekshibisi ini menjadi langkah penting dalam membuka ruang inklusif bagi teman-teman disabilitas untuk memperdalam interaksi dengan Al-Qur’an.

“Kami merasa sangat berbahagia dan tentu sangat bangga, penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 di Semarang telah melahirkan tradisi baru, sebuah sunnah hasanah. Yaitu ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara,” tutur Abu Rokhmad di Semarang, dikutip oleh astakom pada Jumat (18/09/2026).

Abu menambahkan, terobosan ini merupakan wujud nyata untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang sama dalam mempelajari kitab suci. Kementerian Agama juga membuka peluang besar agar cabang Isyarat ini terus dipertahankan dan dikembangkan pada penyelenggaraan MTQ di masa mendatang.

​“Karena itu, tidak boleh ada seorang pun yang kehilangan kesempatan mempelajari Al-Qur’an. Karena kondisi fisik, sosial ekonomi, ataupun geografis,” papar Abu.

Respon positif

​Di sisi lain, Ketua Dewan Hakim merangkap Anggota, Rama Syahti Al Islamabad, menilai partisipasi aktif teman-teman tuli dalam ajang nasional ini menjadi core memory bernilai tinggi bagi komunitas.

Ia melihat langsung bagaimana para peserta dan pendamping melangkah dengan antusiasme tinggi sejak awal kompetisi bergulir.

​“Ini adalah MTQ Nasional pertama yang melibatkan teman tuli, dan tentunya kami lihat peserta sangat bersemangat, pendamping pun juga bersemangat,” jelas Rama.

Dua metode

Lebih detail, Rama memaparkan bahwa dua metode yang dipertandingkan punya karakteristik tersendiri. Metode Kitabah mengandalkan bahasa isyarat yang presisi mengikuti susunan tulisan dalam mushaf, sedangkan metode Tilawah berfokus pada sistem isyarat yang menyoroti kaidah pembacaan Al-Qur’an.

Inisiatif ekshibisi ini membuktikan bahwa pemahaman dan pelafalan Al-Qur’an dapat terus diasah lewat pendekatan yang sesuai kebutuhan komunitas tuli. Oleh sebab itu, gelaran perdana ini menjadi pijakan vital untuk mengukur kesiapan teknis peserta sekaligus pematangan standar penilaian di lapangan. (nAD/RaM)

Gen Z Takeaway

Terobosan di MTQ 2026 ini beneran game changer banget buat bikin ruang belajar Al-Qur’an makin inklusif dan no one left behind. Antusiasme teman-teman tuli di panggung nasional sukses ngasih vibe positif sekaligus ngebuktiin kalau keterbatasan fisik bukan penghalang buat terus berkarya dan berprestasi.

MTQ Nasional 2026 MTQ XXXI Semarang Mtq Musabaqah Tilawatil Quran

Infografis

Terkini