APBN 2026 Masih Punya Ruang, Menkeu Siap Suntik Anggaran Redam Dampak Bencana

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Senin, 7 September 2026 | 23:08 WIB
APBN 2026 Masih Punya Ruang, Menkeu Siap Suntik Anggaran Redam Dampak Bencana
APBN 2026 Masih Punya Ruang, Menkeu Siap Suntik Anggaran Redam Dampak Bencana (astakom/shintya)

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pastikan kalau ketahanan APBN ada dalam kondisi aman meskipun Indonesia di tengah menghadapi serangkaian bencana alam.

Menkeu Purbaya menjelaskan kalau guncangan bencana alam yang terjadi terhadap indikator makroekonomi tergolong minim dan nggak akan mengganggu laju pertumbuhan secara signifikan.

"Dari anggaran tidak ada masalah (aman). Dari ekonomi harusnya sih ada gangguan sedikit, tapi tidak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan," kata Menkeu Purbaya dalam wawancara di Jakarta, dikutip astakom.com pada Senin (07/09/2026).

Ada dana siap pakai

Pernyataan itu menjawab kekhawatiran publik terkait dampak rentetan bencana alam yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, mulai dari erupsi gunung berapi, banjir, hingga gempa bumi di beberapa daerah.

Purbaya juga menjelaskan kalau dalam penanganan darurat pemerintah pakai alokasi dana siap pakai yang dikelola Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sekarang, sisa dana siap pakai BNPB yang tersedia mencapai hampir Rp1 triliun dari total pagu cadangan siaga bencana sebesar Rp5 triliun yang disiapkan APBN.

Siap luncurkan anggaran tambahan

Meski begitu, Purbaya menegaskan Kemenkeu siap meluncurkan alokasi anggaran tambahan dari APBN kalau kebutuhan lapangan melebihi kapasitas dana BNPB.

"BNPB ada dana. Pasti pertama kali masuk BNPB kalau ada kebutuhan. Nanti kalau kebutuhan dana tambahan baru kita kasih," katanya.

Hal ini dilakukan untuk memastikan proses mitigasi, evakuasi, sampai pemulihan pascabencana berjalan cepat tanpa terkendala efisiensi anggaran.

Menkeu Purbaya yakin kalau postur APBN 2026 masih punya ruang fleksibilitas yang cukup untuk meredam risiko tak terduga (unforeseen risks) akibat faktor cuaca dan alam. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Pemerintah memastikan APBN 2026 masih aman buat menghadapi rentetan bencana alam di Indonesia. Menkeu Purbaya bilang dampaknya ke ekonomi kemungkinan ada, tapi diperkirakan nggak sampai menghambat pertumbuhan secara signifikan. Untuk penanganan awal, pemerintah mengandalkan dana siap pakai BNPB yang tersisa hampir Rp1 triliun dari total cadangan Rp5 triliun. Kalau kebutuhan di lapangan membengkak, Kemenkeu siap menambah anggaran dari APBN.

BNPB menkeu purbaya dana siap pakai APBN 2026 anggaran mitigasi bencana Anggaran Bencana

Infografis

Terkini