El Nino Makin Terasa, Ini yang Perlu Kamu Tahu soal Dampaknya

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 6 September 2026 | 04:30 WIB
El Nino Makin Terasa, Ini yang Perlu Kamu Tahu soal Dampaknya
El Nino Makin Terasa, Ini yang Perlu Kamu Tahu soal Dampaknya [Brin]

astakom.com, Jakarta - Cuaca yang terasa makin panas atau pola hujan yang berubah ternyata bisa berkaitan dengan fenomena iklim yang terjadi jauh di Samudra Pasifik. Salah satunya adalah El Nino yang dapat memengaruhi kondisi cuaca di berbagai wilayah dunia.

Fenomena ini kembali jadi perhatian setelah sebuah studi terbaru menemukan indikasi bahwa kekuatan El Ninomeningkat seiring kenaikan suhu global. Temuan tersebut menarik perhatian karena El Nino yang lebih kuat berpotensi memperbesar sejumlah dampak cuaca ekstrem.

Lantas, sebenarnya apa yang membuat El Nino bisa makin intens dan kenapa fenomena ini perlu diketahui? Berikut beberapa hal pentingnya.

El Nino makin kuat

Melansir Associated Press (AP), baru-baru ini, studi yang diterbitkan dalam jurnal Sciencememperkirakan El Nino saat ini lebih dari 36 persen lebih kuat dibandingkan periode sebelum era industri. Dalam sekitar 40 tahun terakhir, kekuatannya disebut meningkat sekitar 16 persen.

Untuk melihat perubahan tersebut dalam jangka panjang, peneliti menggunakan 29 fosil karang dari Kepulauan Galápagos. Data dari karang tersebut membantu peneliti merekonstruksi kondisi suhu laut dan pola El Nino hingga sekitar 900 tahun ke belakang.

Hasil penelitian kemudian dibandingkan dengan catatan perubahan suhu global. Peneliti menemukan adanya pola yang menunjukkan peningkatan kekuatan El Niño berjalan beriringan dengan kenaikan suhu global yang disebabkan aktivitas manusia.

Ada kaitan iklim

El Nino merupakan fenomena pemanasan sementara di wilayah Pasifik tropis. Perubahan suhu laut ini kemudian dapat mengganggu pola atmosfer dan memengaruhi cuaca di berbagai belahan dunia.

Menurut penulis utama studi, Julia Cole dari University of Michigan, kekuatan El Nino yang meningkat penting diperhatikan karena fenomena yang lebih kuat dapat memberikan dampak lebih besar terhadap berbagai bahaya dan kondisi ekstrem terkait iklim.

Namun, temuan tersebut belum menjadi kesimpulan yang diterima secara mutlak oleh seluruh ilmuwan. Beberapa peneliti lain menilai hasil dari rekonstruksi karang memiliki perbedaan dengan sejumlah data pengamatan terbaru di Galápagos.

Jadi, hubungan antara perubahan iklim dan penguatan El Nino masih menjadi bagian dari pembahasan ilmiah. Meski begitu, para ilmuwan sepakat bahwa perubahan iklim akibat aktivitas manusia tetap menjadi persoalan serius.

Dampaknya ke kehidupan

Kalau El Nino menguat, efeknya tidak berhenti di tengah laut. Fenomena ini dapat memengaruhi pola cuaca sehingga sejumlah wilayah berpotensi mengalami kekeringan, sementara wilayah lain menghadapi hujan ekstrem dan banjir.

Dampaknya juga bisa merembet ke sektor pangan dan perikanan. Perubahan kondisi laut dapat mengganggu ekosistem, meningkatkan tekanan terhadap terumbu karang, hingga memengaruhi keberadaan ikan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, El Nino bukan cuma istilah yang muncul di laporan cuaca. Fenomena ini bisa punya efek berantai terhadap lingkungan, pangan, ekonomi, dan aktivitas masyarakat di berbagai wilayah dunia. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

El Nino memang fenomena alami, tetapi ketika terjadi bersamaan dengan kondisi bumi yang makin panas, dampaknya patut diperhatikan. Jadi, memahami El Nino bukan cuma soal tahu kapan cuaca bakal panas atau kering, tapi juga memahami bagaimana perubahan iklim bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Spill Berita Spill El Nino El ñino 2026 El Nino 'Godzila' Cuaca Ekstrem

Infografis

Terkini

Festival Balon Wonosobo di Bandung

Festival Balon Wonosobo ramaikan Festival Kuliner di Bandung, Minggu (6/9/2026). Hembusan angin kencang sebabkan hanya satu balon udara yang berhasil mengudara.

Footage 14:33 WIB