Pemerintah Bakal Bangun 4.582 Kapal Ikan Modern, Produksi Perikanan Bakal Level Up 2,3 Juta Ton!

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 3 September 2026 | 02:08 WIB
Pemerintah Bakal Bangun 4.582 Kapal Ikan Modern, Produksi Perikanan Bakal Level Up 2,3 Juta Ton!
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta — Pemerintah lagi nyiapin rencana besar buat ngebangun 4.582 kapal ikan modern demi ngebantu nelayan Indonesia biar bisa panen maksimal dari potensi laut lepas. Program big move ini diproyeksikan bakal ngebikin produksi perikanan nasional melonjak sampai 2,3 juta ton per tahun.

“Pemerintah menargetkan pembangunan kapal ikan modern sebanyak 4.582 unit secara bertahap mulai 2026 hingga 2029. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap persiapan dan belum memasuki tahap realisasi fisik,” ujar Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari, dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI di Jakarta, Rabu (02/09/2026).

Walaupun masih tahap persiapan, pemerintah udah spill target awal yaitu ngebangun 50 unit kapal berukuran 30 Gross Tonnage (GT) di tahun 2026. Kapasitas kapal yang bakal dikembangin ini juga nggak main-main, mulai dari 10 sampai 2.500 GT.

Artinya, program modernisasi ini mencakup banyak hal, mulai dari kapal nelayan kecil buat area pantai, sampai kapal komersial raksasa skala industri buat tempur di laut lepas (offshore/Zona Ekonomi Eksklusif).

Dampak ekonomi dan serapan lapangan kerja

Qodari menjelaskan kalau langkah ini adalah komitmen kuat pemerintah buat memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Sektor ini diharapkan jadi mesin pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan membuat masyarakat pesisir serta pelaku usaha perikanan makin sejahtera.

“Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan produksi perikanan tangkap hingga 2,3 juta ton per tahun, peningkatan pendapatan nelayan sebesar Rp20,6 triliun per tahun, serta peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam perikanan sebesar Rp1,8 triliun per tahun,” jelasnya.

Nggak cuma itu, proyek ini juga bakal nyerap hingga 89 ribu tenaga kerja buat posisi operator kapal, admin, sampai pengurus dokumen.

“Dari jumlah tersebut, 55 ribu orang di antaranya dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan awak kapal perikanan, seperti nakhoda, perwira, kepala kamar mesin, dan anak buah kapal,” ucap Qodari.

Pemberdayaan galangan kapal lokal

Buat mewujudin proyek jumbo ini, butuh investasi sekitar Rp125,5 triliun. Pemerintah lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal ngerangkul industri galangan kapal lokal dalam proses pembuatannya.

Pelibatan industri dalam negeri ini dinilai krusial buat muter roda ekonomi lokal, ngebuka lapangan kerja, sekaligus transfer teknologi dari luar negeri.

“Pemerintah ingin memastikan potensi kelautan Indonesia benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” kata dia. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah menyiapkan pembangunan 4.582 kapal ikan modern secara bertahap pada 2026–2029, dengan target meningkatkan produksi perikanan hingga 2,3 juta ton per tahun. Program senilai Rp125,5 triliun ini juga diproyeksikan membuka 89 ribu lapangan kerja, meningkatkan pendapatan nelayan hingga Rp20,6 triliun per tahun, serta memperkuat industri galangan kapal lokal.

Kapal ikan Modernisasi Kapal Perikanan Kapal Ikan Modern Bakom RI Kepala Bakom RI Muhammad Qodari

Infografis

Terkini