1.021 UMKM Go Global, Kemendag Catat Potensi Transaksi USD333,68 Juta Lewat Business Matching

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:08 WIB
1.021 UMKM Go Global, Kemendag Catat Potensi Transaksi USD333,68 Juta Lewat Business Matching
1.021 UMKM Go Global, Kemendag Catat Potensi Transaksi USD333,68 Juta Lewat Business Matching [astakom/str-Ariandi]

astakom.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus perluas akses pasar internasional buat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat program penjajakan kerja sama bisnis atau business matching sama sama pembeli atau buyer mancanegara.

Pada Januari sampai Juli 2026, business matching ini udah memfasilitasi 1.021 UMKM dan mencatatkan USD333,68 juta atau setara dengan Rp5,95 triliun.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi bilang kalau nilai yang dicatatkan pada Januari sampai Juli 2026 terdiri dari pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD58,06 juta dan potensi transaksi terbesar USD275,61 juta.

Transaksi ekspor

Dia bilang catatan itu menunjukkan efektivitas business dalam membuka peluang transaksi ekspor produk pelaku usaha Indonesia sama buyer dari berbagai negara.

“Business matching menjadi salah satu upaya Kemendag untuk memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM. Sepanjang Januari-Juli 2026, Kemendag telah mempertemukan lebih dari seribu UMKM dengan buyer dari berbagai negara. Nilai PO dan potensi transaksi tercatat mencapai USD 333,68 juta dan sebagian UMKM tersebut belum pernah mengekspor,” kata Puntodewi dalam keterangan tertulis, dikutip astakom.com pada Jumat (21/08/2026).

Dari 546 kegiatan business matching yang difasilitasi Kemendag itu, 281 kegiatannya berupa presentasi bisnis atau pitching dengan perwakilan perdagangan RI di luar negeri.

Libatkan UMKM

Business matching Kemendag melibatkan perwakilan perdagangan RI di 33 negara tujuan ekspor buat mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dagang yang sesuai sama produk dan kebutuhan pasar.  Selanjutnya, ada 265 kegiatan lainnya berupa pertemuan sama buyer.

Pada bulan Juli 2026, sudah terlaksana 122 business matching yang melibatkan 396 UMKM. Kegiatan itu terdiri dari 44 agenda pitching dan 78 sesi pertemuan sama buyer.

Untuk keikutsertaannya, sebanyak 79 buyer dari 15 negara. Pada periode ini, business matching mencatatkan angka sebanyak USD82,33 juta, yang terdiri dari PO sebesar USD21,34 juta dan potensi transaksi sebesar USD60,99 juta.

Pasar tujuan

Adapun negara yang menjadi pasar tujuan dalam kegiatan business matching pada Juli 2026 yaitu Malaysia, Inggris, Arab Saudi, India, Amerika Serikat, Nigeria, Meksiko, China, dan Australia.

Selanjutnya, produk yang diminati buyer adalah produk susu, pakan ternak, sarang burung walet, obat-obatan, fesyen, kerajinan, dekorasi rumah, makanan dan minuman olahan, dan kelapa, batu damar, minyak atsiri, kopi, furnitur, herbal, arang kelapa, dan briket.

“Keragaman negara tujuan dan produk yang diminati menunjukkan luasnya peluang ekspor yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM. Oleh karena itu, kami akan terus mengoptimalkan peran perwakilan perdagangan RI dalam mengidentifikasi buyer potensial dan mempertemukannya dengan eksportir Indonesia,” ungkap Puntodewi.

Ada pendampingan dan fasilitas dari Kemendag 

Dalam business matching Juli 2026, Kemendag kerja sama dengan berbagai instansi pembinaan UMKM. Di antaranya Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Sarinah, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, serta Export Center.

“Kemendag akan terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar semakin banyak UMKM yang siap masuk pasar global. Kami harap, peluang yang diperoleh melalui business matching dapat berlanjut menjadi kerja sama dagang dan transaksi ekspor yang berkelanjutan,” ungkap Puntodewi. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Kemendag gaspol buka jalan UMKM Indonesia ke pasar global lewat business matching. Sepanjang Januari–Juli 2026, ada 1.021 UMKM yang dipertemukan dengan buyer dari berbagai negara, dengan nilai PO dan potensi transaksi mencapai USD333,68 juta atau sekitar Rp5,95 triliun. Khusus Juli, 396 UMKM ikut dalam 122 agenda business matching dan membukukan USD82,33 juta. 

Kemendag business matching UMKM Business Matching Pitching

Infografis

Terkini