Energi Hijau Jadi Magnet Investor, KADIN Dorong Proyek Cepat dan Kompetitif

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:03 WIB
Energi Hijau Jadi Magnet Investor, KADIN Dorong Proyek Cepat dan Kompetitif
Energi Hijau Jadi Magnet Investor, KADIN Dorong Proyeka Cepat dan Kompetitif (astakom/shintya).

astakom.com, Jakarta - Arah Indonesia untuk bisa menjadi daya tarik investor global di sektor energi hijau yang berkelanjutan terus diperkuat dan ditekankan dalam berbagai forum kemitraan.

Hal ini ditekankan salah satunya dalam acara BloombergNEF Jakarta, pada Senin (05/10/2026) oleh Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN Indonesia), Anindya Bakrie.

Kadin berkomitmen buat bisa menciptakan pengusaha-pengusaha baru lewat proyek yang dibicarakan dari data center yang mana Indonesia bisa menjadi daya tarik yang berdaya saing kuat dan kompetitif.

"Penting juga kita menciptakan pengusaha-pengusaha baru. Proyek-proyek yang kita bicarakan dari data center, dimana Indonesia menjadi suatu daya tarik karena bisa menghasilkan energi yang lebih kompetitif bahkan energi hijau," kata Anindya Bakrie kepada awak media di Kuningan Jakarta Selatan, pada Senin (05/10/2026).

Komitmen besar KADIN

Selain itu, lebih jauh lagi Anin berharap kalau proyek ini bisa menciptakan banyak pengusaha dan KADIN punya komitmen besar untuk menghubungkan investasi, perdagangan dan penyerapan tenaga kerja.

"Komitmenya besar, terutama menghubungkan investasi, perdagangan dan penyerapan tenaga kerja," katanya.

Dalam acara ini, Anin menekankan kalau renewable energi atau energi baru terbarukan yang diharapkan bisa dikuasai Indonesia dan menggaet banyak investor.

"Energi baru terbarukan, kuncinya bukan saja jalan projeknya dengan kebijakan yang baik, tetapi juga dengan harga yang kompetitif, dan waktu yang cepat," ungkapnya.

Melibatkan banyak tenaga kerja

Dia menilai kalau berlangsungnya proyek-proyek energi baru terbarukan ini akan melibatkan banyak tenaga kerja. Dari jumlah proyek renewable energi ini, Indonesia akan terlibat dengan pemasangan-pemasangan komponen untuk transisi energi menuju energi baru terbarukan.

"Berapa banyak pengusaha-pengusaha yang dibutuhkan di sini, karena dalam bentuk apapun pastikan banyak sekali pemasangannya. Karena lihat Indonesia membutuhkan 4,5 juta setiap tahun tenaga kerja baru," katanya.

Dia juga menekankan kalau dalam forum ini dibedah bagaimana ide besar ini bisa membuat iklim ekonomi menjadi semakin besar, dan menciptakan dampak ekonomi yang besar tetapi juga menciptakan dan melibatkan perusahaan baru. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Indonesia lagi ngegas buat jadi magnet investor global di sektor energi hijau. Anindya Bakrie menilai kuncinya bukan cuma proyek EBT jalan, tapi juga harga energi harus kompetitif, kebijakan jelas, dan eksekusi cepat. KADIN juga mendorong proyek seperti data center dan energi terbarukan agar bisa melahirkan pengusaha baru, membuka lapangan kerja, serta menghubungkan investasi dengan perdagangan dan penyerapan tenaga kerja.

Kadin Indonesia Anindya Bakrie Renewable Energy proyek energi hijau Energi Baru Terbarukan

Infografis

Terkini