Alasan TNI AD Tambah 6 Kodam Baru: Perkuat Pengamanan hingga Memperpendek Rentang Kendali
astakom.com, Jakarta — TNI Angkatan Darat (TNI AD) secara resmi membeberkan alasan mendasar di balik penambahan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Indonesia. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat pengamanan di tingkat wilayah sekaligus memperpendek rentang kendali komando.
Bikin koordinasi makin sat-set dan minim kendala
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, penyesuaian struktur organisasi tersebut sangat krusial untuk memastikan respons dan koordinasi terhadap dinamika di daerah berjalan lebih optimal dan sigap.
Solusi buat wilayah kepulauan biar bantuan nggak pake lama
Mengingat kondisi Indonesia yang membentang luas dalam bentuk kepulauan dengan kondisi geografis serta karakteristik masyarakat yang bervariasi, TNI AD memerlukan sistem organisasi kewilayahan yang lebih solid. Kehadiran Kodam baru ini tidak hanya ditujukan untuk pengamanan, tetapi juga mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan saat bencana alam terjadi.
Peresmian enam Kodam ini menjadi bagian dari 204 satuan baru TNI yang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin (05/10/2026). Selain enam Kodam, satuan baru tersebut mencakup Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, Batalyon Bantuan Tempur, hingga tambahan unit di tubuh TNI AL dan TNI AU.
Spill 6 Kodam baru plus sosok pimpinannya
Berikut daftar enam Kodam baru beserta Panglima Kodam (Pangdam) yang dilantik:
-Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah (Kepulauan Riau): Mayjen TNI Rionardo-Kodam XXVI/Mataram (DI Yogyakarta): Mayjen TNI Drajad Brima Yoga-Kodam XXVII/Sobe Sonbai (Nusa Tenggara Timur): Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua-Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha (Maluku Utara): Mayjen TNI Nefra Firdaus-Kodam XXIX/Mambruk (Papua Tengah): Mayjen TNI Aminton Manurung-Kodam XXX/Rinambora (Nusa Tenggara Barat): Mayjen TNI Edi Saputra (RaM)
Gen Z Takeaway
Intinya, TNI AD resmi launching 6 Kodam baru biar koordinasi dan pengamanan di Indonesia yang super luas ini makin sat-set dan no debat. Selain bikin penanganan wilayah makin seamless, struktur baru ini juga dibikin biar aksi tanggap bencana di berbagai daerah bisa langsung fast response tanpa perlu drama birokrasi yang bikin overthinking.








