Menteri ESDM Push Pemanfaatan Geothermal, Bidik 15% Bauran Energi Nasional 2050

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:01 WIB
Menteri ESDM Push Pemanfaatan Geothermal, Bidik 15% Bauran Energi Nasional 2050
Menteri ESDM Push Pemanfaatan Geothermal, Bidik 15% Bauran Energi Nasional 2050 [IG: @bahlillahadalia]

astakom.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia punya target kalau energi panas bumi atau geothermal bisa menyumbang sekitar 15 persen pada bauran energi nasional pada 2050.

Dia menilai kalau target itu sebenernya cukup realistis, mengingat Indonesia punya potensi sumber daya panas bumi yang sangat besar. Bahlil juga bilang kalau potensi panas bumi di Indonesia mencapai 27-30 gigawatt (GW).

Melihat besarnya potensi itu membuat Indonesia menjadi negara dengan sumber daya geothermal terbesar di dunia. Diketahui, sampai sekarang, kapasitas yang terpasang baru mencapai 2.776 mega watt atau setara dengan 11,6 persen dari potensi panas bumi yang ada.

Banyak potensi panas bumi belum tergali

Dari angka itu berarti masih ada potensi panas bumi yang belum tergali, yaitu sekitar 88,4 persen dari potensi yang ada.

"Yang kita pingin untuk bauran energi Bu Enia (Dirjen EBTKE) targetkan aja lah sampai dengan 2050. Itu minimal, itu 15 persen dari total energi nasional kita," kata Bahlil dalam acara IIGCE 2026 di Jakarta, dikutip astakom.com pada Rabu (19/8/2026).

Dari sisi pemanfaatannya, Indonesia masih berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat. Makanya pemerintah sekarang lagi ngepush, mempercepat pengembangan panas bumi supaya potensi yang dimiliki dapat dikonversi menjadi energi dan ngasih manfaat ekonomi yang lebih besar.

Ciptakan multiplier effect

Bahlil juga menjelaskan kalau pengembangan geothermal nggak boleh cuma dilihat di sisi peningkatan kapasitas pembangkit listrik aja, tapi juga harus bisa menciptakan multiplier effect atau efek berganda buat perekonomian.

Salah satunya yaitu harus bisa membuka lapangan kerja dan ngepush industri di sekitar wilayah pengembangan energi.

"Geothermal dalam pandangan saya tidak hanya pada konteks bagaimana kita meningkatkan kemampuan listrik kita di sektor geotermal. Tapi juga bagaimana kita mampu melakukan konversi untuk melahirkan ekonomi yang lain," kata Bahlil. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Bahlil ngegas target geothermal bisa nyumbang 15% bauran energi nasional pada 2050. Target ini dinilai realistis karena Indonesia punya potensi panas bumi 27–30 GW, tapi yang sudah dimanfaatkan baru 2.776 MW alias sekitar 11,6%. Artinya, masih ada sekitar 88,4% potensi geothermal yang belum tergarap. Pemerintah pun didorong bukan cuma ngejar tambahan kapasitas listrik, tapi juga bikin geothermal punya multiplier effect lewat pembukaan lapangan kerja dan pengembangan industri di sekitar wilayah proyek.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia geothermal proyek geothermal bauran energi

Infografis

Terkini