Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 53 Orang, Tim Gabungan Masih Nonstop Evakuasi!
astakom.com, Jakarta – Proses pendataan korban dan kerusakan pascagempa magnitudo 7,7 yang menghantam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus berjalan nonstop. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat angka korban jiwa sudah menembus lebih dari 50 orang, sementara ratusan rumah warga dilaporkan rusak parah.
Sebaran korban jiwa dan update luka-luka
"Berdasarkan data sementara pada Minggu (15/08/2026) pukul 16.00 WIB, total jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang, dan Ende 2 orang," ujar Berton SP Panjaitan selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan tertulis yang diterima astakom.com.
Selain korban meninggal, petugas gabungan di lapangan juga terus bergerak cepat mengevakuasi warga yang terluka. Total korban luka-luka kini mencapai 137 orang, dan seluruhnya sudah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat.
Rincian kerusakan infrastruktur dan data pengungsian
Kerusakan fisik akibat gempa ini juga nggak main-main. Data sementara mencatat 154 unit rumah mengalami rusak berat, 49 unit rusak sedang, dan 38 unit rusak ringan. Deretan fasilitas umum seperti gedung sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, hingga fasilitas publik lainnya juga ikut terdampak cukup parah.
"Sementara, pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Minggu (16/08/2026) sebanyak 5.488 jiwa mengungsi secara terpusat dan 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri," imbuhnya.
Situasi di lokasi kejadian memang masih cukup anxious karena aktivitas seismik yang belum reda. Hingga saat ini, terdeteksi sebanyak 995 kali gempa susulan, dengan 46 di antaranya getarannya dirasakan langsung oleh warga.
Respons cepat dan penyaluran bantuan logistik
Merespons bencana ini, Kepala BNPB bersama jajaran menteri langsung gercep turun ke lokasi terdampak untuk memimpin percepatan penanganan darurat. Meski prioritas utama saat ini terfokus pada aksi pencarian dan pertolongan (SAR), pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi tetap dijamin oleh pemerintah.
Berbagai bantuan logistik terus digelontorkan lewat jalur darat maupun udara. Pada Minggu (16/8), bantuan dari pemerintah pusat berupa 4.925 paket logistik dilaporkan sudah mendarat di Maumere dan Labuan Bajo untuk segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian. (aNs)
Gen Z Takeaway
Duh, sedih banget! Gempa M 7,7 yang menghantam NTT bener-bener bikin anxiety, di mana korban meninggal udah tembus 53 jiwa, ratusan rumah hancur, dan ada 995 kali gempa susulan. Tim gabungan langsung gercep evakuasi 137 korban luka serta ribuan pengungsi, sementara pemerintah juga udah drop ribuan paket bantuan logistik via darat dan udara ke lokasi terdampak.









