Luky Alfirman Resmi Jadi Wamenkeu, Pernah Duduki Sejumlah Kursi Dirjen
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo secara resmi melantik dua sosok figur kompeten untuk memperkuat jajaran pimpinan Kementerian Keuangan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (01/10/2026).
Dua tokoh yang kini resmi mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) adalah Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman. Mengenal lebih jauh sosok Luky Alfirman, di internal Kementerian Keuangan, sosok Luky Alfirman tentu sudah sangat familiar.
Luky merupakan birokrat berpengalaman yang rekam jejaknya teruji, terbukti pernah menduduki beberapa posisi strategis sebagai Direktur Jenderal dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman panjangnya di birokrasi tentu menjadi aset berharga dalam mengeksekusi program-program anggaran negara.
Punya jabatan mentereng di Kemenkeu
Luky sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan. Namun, pada masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa, dia dicopot dari jabatannya itu.
Luky dilantik sebagai Dirjen Anggaran pada 23 Mei 2025. Jabatan itu dipercaya setelah dirinya memulai karier di Kemenkeu sejak 1 Maret 1995 sebagai pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Posisi Luky semakin menanjak di Kemenkeu setelah menyelesaikan gelar Doctor of Philosophy (PhD) in Economics di University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat (AS). Pada 2004 ia ditugaskan sebagai Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan DJP, kemudian tidak lama dipromosikan sebagai Kepala Sub Direktorat Potensi Perpajakan.
Wamenkeu
Luky juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana dan Kepala Sub Direktorat Manajemen Transformasi pada DJP. Kemudian menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.
Pada Juli 2011, Luky diberi amanah buat bekerja di Badan Kebijakan Fiskal sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Nggak berselang lama dia ditugaskan menjadi Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro.
Jabatan lain yang pernah ditempati yakni Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan pada September 2015, Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara pada Juli 2017, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko pada November 2017, serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada November 2022.
Pelantikan resmi Luky ini berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Prosesi sakral itu dilangsungkan dengan khidmat di hadapan kepala negara.
Pelantikan Luky
Dalam momen itu, Presiden Prabowo Subianto memandu langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti dengan penuh tanggung jawab oleh kedua Wamenkeu baru tersebut. Berikut adalah kutipan langsung sumpah jabatan yang diikrarkan:
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Presiden Prabowo menyebutkan sumpah jabatan diikuti oleh Luky.
Dengan formasi baru yang valid dan diisi oleh para ahli di bidangnya ini, publik tentu menaruh harapan besar agar stabilitas ekonomi Indonesia, pengelolaan APBN, serta pertumbuhan fiskal nasional bisa berjalan makin optimal demi kesejahteraan rakyat banyak. (Shnty/RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman resmi dilantik sebagai Wamenkeu oleh Presiden Prabowo untuk memperkuat Kementerian Keuangan. Luky sendiri bukan nama baru di Kemenkeu karena punya pengalaman panjang di berbagai posisi strategis, termasuk pernah menjadi Dirjen Anggaran, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, serta Dirjen Perimbangan Keuangan. Dengan pengalaman tersebut, Luky kini kembali ke jajaran pimpinan Kemenkeu untuk ikut mengawal pengelolaan APBN dan kebijakan fiskal nasional.








