Gas Daftar! Registrasi Bansos 2027 di Perlinsos Digital Resmi Dibuka, Sasar 48 Juta Warga

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:33 WIB
Gas Daftar! Registrasi Bansos 2027 di Perlinsos Digital Resmi Dibuka, Sasar 48 Juta Warga
Gas Daftar! Registrasi Bansos 2027 di Perlinsos Digital Resmi Dibuka, Sasar 48 Juta Warga [Dok. Kemensos]

astakom.com, Jakarta - Buat kamu yang lagi nungguin info seputar bantuan sosial (bansos), ada kabar penting nih. Pemerintah resmi membuka registrasi ulang calon penerima bansos untuk tahun 2027 lewat platform Perlinsos Digital. 

Tujuannya jelas, biar penyaluran bantuannya makin sat-set dan tepat sasaran ke tangan yang benar-benar membutuhkan.

Pemerintah pasang target masif banget, yaitu 48 juta masyarakat harus sudah terdaftar sampai Desember 2026. Registrasi ini diprioritaskan banget buat yang ngincer Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) 2027.

Target 48 juta jiwa masuk sistem

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut B. Pandjaitan, ngespill kalau pemerintah kerahin semua kekuatan yang ada mulai dari kementerian/lembaga, pemda, aparat, TNI-Polri, sampai ngajak semua elemen masyarakat buat suksesin misi ini.

"Hari ini pemerintah menggerakkan seluruh kekuatan yang kita miliki, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat dan pegawai pemerintahan, TNI Polri hingga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan registrasi perlindungan sosial ini," kata Luhut kepada awak media di Kementerian Sosial, dikutip astakom.com pada Jumat (02/10/2026).

"Hingga Desember 2026, target kita besar: 48 juta orang terdaftar dalam Perlinsos Digital," lanjutnya.

Walaupun targetnya tinggi banget, tapi sampe saat ini warga yang udah daftar baru sekitar 5,5 juta orang. Makanya, pemerintah bakal jor-joran ngepush program ini dan memperluas akses serta sosialisasi langsung ke daerah-daerah supaya target ini bisa tembus.

Wajib lewat verifikasi dulu!

Perlu diingat ya, Luhut bilang kalau registrasi ini baru tahap awal pendataan dan pemadanan data. Jadi, warga yang udah daftar nggak otomatis langsung sah dapet bansos, ya. Karena masih tahap awal verifikasi juga.

"Registrasi ini menjadi fondasi penting agar penyaluran bansos 2027 semakin tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Luhut.

Nantinya, penentuan siapa yang berhak dapet bansos bakal diputuskan berdasarkan hasil verifikasi ketat, pemadanan data, serta kriteria valid dari masing-masing program.

Cara daftarnya gampang

Biar makin gampang ngejangkau semua kalangan, pemerintah ngeluarin jurus jitu lewat gerakan #PeduliTetangga. Jadi, buat warga yang agak gaptek atau nemuin kesulitan, bisa dibantu sama pendamping PKH, RT/RW, pemda, atau masyarakat umum yang bertindak sebagai Kawan Perlinsos dan Agen Perlinsos di lingkungan sekitar.

Syaratnya simpel kok, kamu cukup siapin beberapa hal berikut:

NIK yang tertera pada KTP.Nomor meter PLN rumahmu.Verifikasi wajah langsung melalui sistem Perlinsos Digital.

Langkah digitalisasi perlindungan sosial ini digadang-gadang bakal bikin sistem pendataan jauh lebih rapi, transparan, dan pastinya akuntabel banget buat penyaluran bansos tahun 2027 mendatang. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Bansos 2027 mulai dipanasin dari sekarang lewat registrasi Perlinsos Digital, dengan target 48 juta warga terdata sampai Desember 2026. Tapi ingat, daftar bukan berarti auto dapat bansos karena masih ada proses verifikasi dan pemadanan data. Buat yang kesulitan daftar, ada bantuan dari RT/RW, pendamping PKH, pemda, hingga Kawan dan Agen Perlinsos. Jadi, kalau mau ikut pendataan, siapin NIK, nomor meter PLN, dan lakukan verifikasi wajah sesuai sistem.

Registrasi bansos Bansos PKH Bansos 2027 Luhut Binsar Pandjaitan

Infografis

Terkini