Tangani Gempa NTT, Kemensos Salurkan 30 Ton Beras dan Dirikan Dapur Umum

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Tangani Gempa NTT, Kemensos Salurkan 30 Ton Beras dan Dirikan Dapur Umum
Truk dari Kemensos pengangkut bantuan untuk korban gempa NTT. [Kemensos]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) all-out membantu penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemensos resmi menggelontorkan 30 ton beras reguler serta 5.500 paket sembako yang disebar ke enam kabupaten terdampak.

Tak cuma bantuan pangan dasar, Kemensos juga langsung menerjunkan pasukan relawan, mendirikan dapur umum darurat, hingga mengirim perlengkapan pengungsian demi menjamin kesejahteraan para korban di lapangan.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa seluruh armada Kemensos dikerahkan tanpa kompromi agar kebutuhan logistik warga pengungsi aman terkendali.

"Perintahnya sangat jelas, warga terdampak harus cepat tertangani. Mulai dari urusan makan, tempat pengungsian, pakaian, sampai perlengkapan keluarga wajib kita pastikan aman dan tersedia," ujar Agus Jabo saat meninjau lokasi di Manggarai, Minggu (16/8/2026).

Dapur umum ngegas 4.100 nasi bungkus per hari

Dilansir dari laman Kemensos, bantuan beras 30 ton diurai masing-masing 5 ton untuk enam area, yaitu Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Ende. Sementara itu, untuk paket sembako, Nagekeo mendapatkan 500 paket, sedangkan lima kabupaten lainnya mengantongi masing-masing 1.000 paket.

Menariknya, operasional dapur umum Kemensos di lapangan terbukti super efektif. Khusus untuk tiga area terdampak parah (Nagekeo, Sikka, dan Manggarai), dapur umum bakal standby terus memproduksi makanan hingga masa tanggap darurat selesai.

Setiap harinya, dapur umum ini sanggup memproduksi hingga 4.100 porsi nasi bungkus. Stok makanan ini juga makin solid berkat sinergi dengan ekosistem dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah sekitar.

"Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga di pengungsian yang kelaparan atau kesulitan dapat makanan. Dapur umum akan terus gaspol menyuplai kebutuhan pengungsi," tegas Agus Jabo.

Rincian support system Kemensos di 6 kabupaten NTT:

  • Kabupaten Nagekeo: 5 ton beras, 500 paket sembako, dan dapur umum penuh hingga tanggap darurat rampung.
  • Kabupaten Sikka: 5 ton beras, 1.000 paket sembako, dan dapur umum penuh hingga tanggap darurat rampung.
  • Kabupaten Manggarai: 5 ton beras, 1.000 paket sembako, dapur umum penuh, plus armada logistik kedaruratan.
  • Kabupaten Manggarai Timur: 5 ton beras, 1.000 paket sembako (penyokong dapur umum), serta logistik kedaruratan.
  • Kabupaten Ngada: 5 ton beras, 1.000 paket sembako (penyokong dapur umum), serta logistik kedaruratan.
  • Kabupaten Ende: 5 ton beras, 1.000 paket sembako (penyokong dapur umum), serta logistik kedaruratan. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Fast and solid response for NTT! Kemensos gerak cepat ngebantu korban gempa M 7,7 NTT dengan menyalurkan 30 ton beras dan 5.500 paket sembako ke 6 kabupaten terdampak. Gak cuma itu, dapur umum Kemensos juga gaspol bikin 4.100 nasi bungkus per hari bareng ekosistem MBG biar warga di pengungsian tetap terjamin makanannya!

Gempa NTT Dapur Umum Dapur Umum Kemensos Kemensos nusa tenggara timur Korban Gempa NTT

Infografis

Terkini