Presiden Prabowo Disebut Bakal Hadir dan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Presiden Prabowo Disebut Bakal Hadir dan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang
Gus Ipul saat meninjau kesiapan fasilitas peserta Muktamar di Universitas KH Wahab Chasbullah (Unwaha), Jombang [Dok. NU]

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal meresmikan secara langsung pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27 Agustus 2026 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Informasi kedatangan Kepala Negara ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), saat ditemui awak media di Jombang, Senin silam (10/08/2026).

"Insyaallah Presiden datang untuk membuka Muktamar pada tanggal 27 Agustus," ujar Gus Ipul.

Volume arus lalu lintas

Gus Ipul menilai, kehadiran Presiden di lokasi dipastikan bikin antusiasme warga NU makin booming, sehingga volume kedatangan massa ke Jombang bakal melunjak drastis.

Implikasinya, lonjakan arus lalu lintas di area sekitar venue utama, kawasan pesantren, hingga titik-titik krusial Muktamar diprediksi bakal cukup crowded.

"PBNU memohon maaf jika nanti selama penyelenggaraan Muktamar ada pengalihan lalu lintas atau mungkin menimbulkan kemacetan. Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pesantren," ucap Gus Ipul.

Apresiasi pihak yang full support

Gus Ipul pun menyampaikan big respect dan apresiasi kepada jajaran kepolisian, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, hingga warga lokal yang sudah fully support persiapan acara ini.

"Kami berterima kasih kepada kepolisian, pemerintah daerah, gubernur, bupati, dan terutama masyarakat di sekitar pesantren yang sejak awal ikut membantu dan mendukung persiapan Muktamar," ungkapnya.

Persiapan terakhir acara

Dalam persiapan terakhir, Gus Ipul bareng Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35, K.H. Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) turun langsung meninjau kesiapan lodging peserta di Tower 5 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang.

Gus Ipul bahkan ikut menempelkan stiker plot kamar peserta secara manual sebelum memimpin apel kesiapan para panitia lapangan di Tower 5 UNWAHA.

Langkah dilanjutkan dengan rapat konsolidasi bersama tim lokal demi memastikan seluruh rundown dan operasional Muktamar ke-35 NU berjalan smooth tanpa kendala.

Ia mewanti-wanti timnya bahwa gelaran kali ini punya historical value yang deep banget, mengingat lokasinya di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang menyimpan jejak sejarah para pendiri NU.

"Kita kembali ke pangkuan muassis. Karena itu, mari kerahkan seluruh kemampuan kita. Kita berharap dari Muktamar ini mendapatkan keberkahan," jelas Gus Ipul.

Momentum layani kiai dan ulama

Sementara itu, Gus Rozaq mengajak seluruh panitia untuk all-in menjadikan momen tuan rumah ini sebagai wadah pelayanan terbaik bagi para kiai dan ulama.

"Seratus tahun lagi belum tentu Muktamar kembali ke Tambakberas. Maka dari itu, mari kita serius melayani para ulama. Niatnya ditata, niat yang ikhlas," terangnya.

Menurut Gus Rozaq, Muktamar ke-35 NU ini bakal bikin kawasan Tambakberas mendadak jadi main highlight bagi warga Nahdliyin, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

"Seluruh dunia akan memandang Tambakberas. Karena itu, mari kita tunjukkan pelayanan terbaik kita kepada para kiai, ulama, dan seluruh muktamirin," tuturnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadiran Presiden diprediksi meningkatkan antusiasme dan arus massa, sehingga panitia bersama pemerintah daerah dan aparat terus mematangkan kesiapan acara, termasuk lalu lintas dan akomodasi. Muktamar ini juga jadi momentum penting bagi NU untuk menunjukkan pelayanan terbaik di kawasan bersejarah Tambakberas.

Nahdlatul Ulama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Muktamar NU NU Gus Ipul Saifullah Yusuf

Infografis

Terkini

Panen Jagung di Kota Malang

Petani memanen jagung manis di Merjosari, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/08/2026), hasil panen tiga bulanan ini dipasarkan untuk kebutuhan sayur dan lauk warga.

Footage 15:01 WIB