Deretan Gebrakan Pembangunan Presiden Prabowo: Dari Sekolah hingga Jembatan
astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto baru saja memaparkan rencana besar pemerintah buat ningkatin fasilitas publik di seluruh Indonesia. Rencana strategis ini disampaikan saat menghadiri peluncuran buku Sepuluh Karya Nyata untuk Negeri, yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-50 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat pekan silam (07/08/2026).
Presiden RI menegaskan pemerintah akan bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui sinergi atau hasil kerja sama antar-kementerian.
Pemerintah punya komitmen buat mempercepat pembangunan yang berorientasi penuh pada kepentingan rakyat, seperti sekolah, Puskesmas, dan jembatan yang jadi akses mobilitas rakyat.
Target 100 ribu sekolah diperbaiki
Pemerintah punya target buat benerin 100 ribu sekolah di Indonesia. Presiden Prabowo memastikan seluruh sekolah di Indonesia mendapatkan perbaikan.
"Puluhan ribu sekolah sudah kita perbaiki. Akhir tahun ini, mungkin lebih 70 ribu. Tahun depan target kita 100 ribu. Dan kita akan selesaikan dalam tiga tahun yang akan datang," ujar Kepala Negara.
Tak cuma angka yang disebutkan, Presiden ke-8 RI juga bilang kalau pemerintah punya target yang lebih besar. “Semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki.”
Bangunan fisik bukan satu-satunya yang digaspol, tapi pemerintah juga fokus buat ningkatin kualitas dan fasilitas pendidikan. Menurutnya, sekolah yang layak bakalan ciptain proses belajar yang optimal.
“Kita tidak hanya memperbaiki, tetapi juga meningkatkan kualitas dan fasilitas sekolah di seluruh Indonesia, karena pendidikan adalah kunci kebangkitan suatu bangsa,” imbuhnya.
Layanan kesehatan juga di-upgrade
Presiden Prabowo tak hanya fokus pada satu sektor saja, kesehatan turut jadi prioritas. Pemerintah mastiin kalau semua Puskesmas di berbagai daerah juga bakalan diperbaiki.
"Semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki. Semua Puskesmas Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki, Saudara-saudara sekalian," ucapnya.
Langkah ini bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat. Kalau fasilitas Puskesmas yang lebih modern dan memadai, harapannya warga dapet penanganan medis yang optimal, aman, dan nyaman di faskes tingkat pertama.
Percepatan akses jembatan
Jembatan bagi masyarakat kota mungkin sekadar infrastruktur, tapi bagi rakyat yang masih di pelosok, jembatan bisa mengantarkan anak untuk sekolah, petani bisa jual hasil panennya ke kota, warga lebih mudah ke rumah sakit.
Hingga kini, pemerintah sudah membangun setidaknya 2.500 jembatan di desa-desa seluruh Indonesia.
"Dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan di seluruh desa-desa di Indonesia, yang banyak tidak diingat oleh para elite Indonesia," ucap Presiden Prabowo.
Kepala Negara menegaskan apabila pimpinan di daerah tidak mampu merespons dan memenuhi apa yang dikeluhkan oleh rakyat, maka dirinya tidak segan untuk turun langsung ke lapangan.
"Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan. Presiden turun tangan. Kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat," kata Presiden RI. (hPs/aNs)
Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo baru aja spill pembangunan yang udah dilakuin pemerintah. Pemerintah lagi gaspol buat renovasi 100 ribu sekolah biar makin maksimal buat belajar, nge-upgrade semua Puskesmas yang udah puluhan tahun terbengkalai biar warga berobat makin nyaman, sampai ngebangun 2.500 jembatan di pelosok desa biar mobilitas warganya lancar. Pak Presiden sampai ngasih warning bakal turun tangan langsung kalau ada kepala daerah yang slow respon nanganin keluhan warganya.








