Pemkab Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare Buat Sekolah Rakyat
astakom.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung alokasi pendidikan gratis dan pengentasan kemiskinan dengan menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan kompleks Sekolah Rakyat permanen.
Diberitakan laman Kemensos pada Minggu (09/08/2026), lahan aset Pemkab yang semula direncanakan untuk pembangunan sport center tersebut berlokasi strategis di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, tepat di seberang kampus Universitas Wiraraja.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos P3A Sumenep, R. Erwien Hendra Laksmono, menjelaskan bahwa lokasi ini merupakan usulan kedua setelah lahan sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat teknis.
"Status lahan murni milik Pemkab Sumenep dengan luas 7,1 hektare. Seluruh dokumen pengajuan sudah rampung dan proposal akan diantar langsung oleh Kepala Dinsos dan Dinas PU ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di Kemensos Jakarta," ujar Erwien saat meninjau lokasi bersama tim Kementerian Sosial di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (08/08/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, calon lokasi Sekolah Rakyat ini berada dekat dengan akses jalan nasional (Jalan Trunojoyo) dengan kontur tanah datar dan sudah dilengkapi akses jalan desa.
Apresiasi dari Kementerian Sosial
Inisiatif dan respons cepat Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Kementerian Sosial. Staf Khusus Menteri Sosial, Ishaq Zubaedi Raqib, menilai langkah pengalihan peruntukan lahan ini sebagai bukti nyata dukungan pemda terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Sumenep sudah berikhtiar menyiapkan lahan yang awalnya untuk sport center menjadi Sekolah Rakyat. Ini iktikad baik Pak Bupati untuk terlibat aktif memastikan program prioritas Presiden berjalan. Semoga ini menjadi legacy berharga beliau," tutur Zubaedi.
Dalam peninjauan tersebut, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Ahmad Rifai, menyarankan Pemkab Sumenep segera membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) tingkat daerah yang melibatkan Dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinsos, Dinas Pertanian, dan Koordinator Tim PKH guna mempercepat administrasi pengajuan ke pusat.
Menampung siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49
Pembangunan gedung permanen ini sangat krusial untuk memfasilitasi para siswa yang saat ini menimba ilmu di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep.
Sejak beroperasi pada 2025 di Gedung SKB Kecamatan Batuan, SRT 49 menampung 76 siswa jenjang SD dan SMP. Namun, karena masih berstatus rintisan dan menumpang, kapasitas tampung gedung lama tersebut sangat terbatas untuk menampung anak-anak dari keluarga prasejahtera di Sumenep. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Big win for education in Sumenep! Pemkab Sumenep rela mengalihkan lahan 7,1 hektare yang tadinya buat sport center demi dibangun kompleks permanen Sekolah Rakyat. Langkah gercep Bupati Achmad Fauzi ini dipuji Kemensos karena bakal memfasilitasi puluhan siswa prasejahtera dari gedung rintisan lama ke fasilitas belajar modern yang lebih memadai. Pembangunan fisik diharapkan bisa langsung gaspol tahun ini!









