Dana BOS Madrasah Rp4,1 Triliun Segera Cair, Cek Jadwal Pengajuannya Sekarang!
astakom.com, Jakarta – Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama lagi gercep memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudlatul Athfal (BOP RA) Tahap II Tahun Anggaran 2026.
Dukungan strategis Kemenag
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan kalau penyaluran BOS Madrasah bukan sekadar alokasi anggaran rutin yang sifatnya mainstream, melainkan wujud nyata dukungan strategis pemerintah terhadap keberlanjutan madrasah.
"Dana BOS adalah instrumen strategis agar aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan mandiri, layak, serta berkelanjutan," tegas Menag di Jakarta, dikutip oleh astakom.com pada Minggu (09/08/2026).
Menag berharap lewat penyaluran tahap II ini, seluruh madrasah dan RA bisa makin level up dalam mengoptimalkan tata kelola anggaran. Ujungnya, kualitas pendidikan makin meningkat dan tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, serta menyenangkan buat para murid.
Alokasi anggaran Rp4,1 T
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyatakan kalau Kementerian Agama sudah menyiapkannya dana jumbo sebesar Rp4,1 Triliun pada Tahun Anggaran 2026 untuk menyokong operasional madrasah.
"Total alokasi Dana BOS yang sudah disiapkan Tahap II ini sebesar Rp4,1 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jumlah ini terdiri atas Rp3,7 triliun untuk BOS Madrasah dan Rp370 miliar untuk BOP RA. Ini kita distribusikan secara khusus untuk 52 ribu madrasah swasta serta 31 ribu RA di seluruh Indonesia," paparnya.
Makin makin praktis dan no ribet, sistem pengajuan serta verifikasinya sekarang sudah full digital.
“Proses pengajuan serta verifikasi berkas pencairan BOS Madrasah maupun BOP RA Tahap II kini sepenuhnya dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama,” lanjutnya.
Syarat unggah LPJ
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, memberikan imbauan penting buat seluruh penerima alokasi Tahap I. Pengelola wajib hukumnya merampungkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) lebih dulu. LPJ ini jadi requirement utama sebelum kalian bisa mengunggah dokumen pengajuan Tahap II sesuai timeline.
"Kami berharap pengelola segera mengunggah dokumen persyaratan pencairan Tahap II sesuai jadwal yang telah ditentukan," jelasnya.
Nyayu Khodijah menjelaskan pihaknya sudah menerbitkan panduan pengajuan berkas dan verifikasi BOS Madrasah dan BOP RA. Aturan ini wajib jadi pegangan biar pengelola makin disiplin dalam pelaporan maupun pemanfaatan anggaran secara optimal.
Timeline penting pengajuan
Biar nggak tertinggal atau clueless, catat timeline penting pengajuan berkas dan verifikasinya berikut ini:
a. Jadwal Pertama• Pengajuan Berkas: 29 Juli - 8 Agustus 2026; • Verifikasi Berkas Pengajuan: 29 Juli - 9 Agustus 2026.
b. Jadwal Kedua• Pengajuan Berkas: 18 - 30 Agustus 2026;• Verifikasi Berkas Pengajuan: 18 - 31 Agustus 2026.
c. Jadwal Ketiga (Terakhir)• Pengajuan Berkas: 14 - 27 September 2026; • Verifikasi Berkas Pengajuan: 14 - 28 September 2026. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Kemenag makin level up dan no ribet karena pengajuan dana BOS senilai Rp4,1 T ini udah full digital! Jadi buat pengelola madrasah, kuncinya cuma satu: don't be clueless dan jangan sampai kelupaan kelarin LPJ Tahap I. Pastiin gercep cek jadwal pengajuan dari Juli sampai September 2026 biar dananya langsung cair dan fasilitas belajar makin kece!








