Presiden Prabowo Tegaskan Kunci Utama Keberhasilan Pembangunan Bangsa adalah Elite yang Bersatu Tak Terpecah

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 31 Juli 2026 | 19:43 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Kunci Utama Keberhasilan Pembangunan Bangsa adalah Elite yang Bersatu Tak Terpecah
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan para pengusaha Kadin Indonesia pusat dan daerah dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/07/2026).[Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto kembali spill kunci utama keberhasilan pembangunan bangsa (nation building).

Dalam pertemuannya dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jumat (31/07/2026), Presiden Prabowo menegaskan kalau kolaborasi antar-elite nasional itu kunci buat ngadepin proses pembangunan yang berat dan panjang.

“Masalah nation building, masalah pembangunan bangsa memang adalah proses yang sangat panjang, sangat berat. Dan dalam proses ini, sejarah peradaban manusia mengajarkan kepada kita bahwa ekonomi tidak bisa dipisahkan dari politik, dari budaya, dari bahkan dari agama,” ungkap Presiden Prabowo.

Bukan cuma urusan satu-dua pihak, pembangunan nasional itu sifatnya cross-sectoral. Semua potensi dan sumber daya Indonesia harus di-hustle bareng dan dipersatukan biar hasilnya beneran impactful buat seluruh rakyat.

“Bahwa pembangunan suatu bangsa adalah pembangunan lintas sektor. Karena itu, nation building memerlukan kekuatan, kekuatan dari bangsa itu untuk bisa dikerahkan, untuk bisa dipersatukan, sehingga bangsa itu dapat memanfaatkan semua sumber daya yang ada di bangsa itu,” jelas Presiden ke-8 RI.

Beda negara berhasil dan gagal

Ngaca dari sejarah dunia, Presiden ngingetin beda tipis antara negara yang berhasil sama yang gagal itu simpel, yaitu ada di skill para elitenya buat saling connect dan kerja sama, bukannya malah jalan sendiri-sendiri.

“Yang terutama yang kita belajar adalah memang perlunya suatu sinergitas antara elite, perlunya ada kerja sama, kolaborasi. Semua bangsa yang berhasil elitenya bisa kerja sama. Semua negara yang gagal elitenya ribut,” terang Presiden Prabowo.

Definisi elite yang inklusif

Menariknya, kriteria "elite" yang dimaksud enggak sebatas pejabat politik atau big boss ekonomi aja. Para pemimpin intelektual, tokoh agama, pegiat seni-budaya, sampai first-line workers alias kalangan pekerja juga masuk dalam jajaran elite nasional.

“Apa yang kita maksud dari elite? Elite adalah unsur pimpinan. Jadi elite bangsa adalah elite politik, elite ekonomi, elite intelektual, elite agama, elite budaya, elite seni, elite produsen, elite buruh,” ucapnya.

Sejarah udah ngasih reality check kalau drama dan konflik antar-elite cuma bikin kemajuan negara stuck di tempat. Karena itu, semua tokoh bangsa diimbau buat drop ego masing-masing demi nyerulin kepentingan bersama.

Apresiasi dan komitmen kolaborasi

Di acara tersebut, Presiden Prabowo juga ngasih shoutout dan apresiasi buat jajaran Kabinet Merah Putih plus Kadin Indonesia yang udah commit buat lock in bareng pemerintah sejak hari pertama.

“Saya sangat terima kasih. Saya sangat gembira saudara-saudara, dari awal pemerintah yang saya pimpin saudara menunjukkan niat ingin bekerja sama, dan ingin berjuang bersama untuk kebaikan seluruh bangsa dan negara,” tutur Presiden RI.

Berbekal semangat persatuan ini, pemerintah pede Indonesia punya modal yang solid banget buat level up, memperkuat daya saing, dan mewujudkan negara yang maju, adil, serta sejahtera. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pesan Presiden Prabowo mengingatkan bahwa membangun negara bukan kerja satu pihak, melainkan hasil kolaborasi lintas sektor dan lintas kepentingan. Saat para pemimpin dari berbagai bidang mampu mengutamakan kerja sama dibanding ego, peluang untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat akan semakin besar.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto KADIN Istana Negara

Infografis

Terkini