Alert! Presiden Prabowo Minta Persoalan Sampah Beres dalam Setahun, Kebersihan Dukung Pariwisata

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 30 Juli 2026 | 17:32 WIB
Alert! Presiden Prabowo Minta Persoalan Sampah Beres dalam Setahun, Kebersihan Dukung Pariwisata
Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/07/2026). [Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto menjadikan penanganan sampah sebagai salah satu agenda prioritas nasional. Di sela peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/07/2026), Kepala Negara meminta seluruh pemangku kepentingan bergerak lebih cepat agar persoalan sampah di Indonesia dapat dituntaskan dalam waktu satu tahun.

Arahan tersebut disampaikan seiring dorongan pemerintah memperkuat pengelolaan lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan daya saing sektor pariwisata. Presiden Prabowo menilai kebersihan kawasan, termasuk sungai dan saluran air, menjadi faktor penting dalam menciptakan destinasi yang nyaman dan menarik bagi wisatawan.

Sampah jadi prioritas

Presiden menegaskan penanganan sampah harus menjadi perhatian bersama, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh agar kondisi lingkungan di berbagai wilayah semakin bersih.

"Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih," kata Presiden Prabowo.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah pemerintah yang sebelumnya terus mendorong percepatan transformasi tata kelola sampah nasional. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) juga tengah menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan pengurangan dan pengolahan sampah melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Jaga hutan dan tanam pohon

Selain persoalan sampah, presiden Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang. Ia menilai perlindungan kawasan hutan harus berjalan beriringan dengan upaya penghijauan untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

"Alam harus dijaga. Pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru," ujarnya.

Pesan tersebut melengkapi berbagai program pemerintah yang mendorong rehabilitasi hutan dan lahan serta penguatan konservasi sebagai langkah menghadapi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Libatkan seluruh daerah

Presiden Prabowo juga meminta gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh instansi terkait mengambil peran aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di daerah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya pemerintah pusat.

"Saya anjurkan gubernur, bupati, wali kota, semua instansi di bidang masing-masing, lestarikan alam, jaga kebersihan," kata Presiden.

Arahan tersebut disampaikan setelah Prabowo meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, bangunan cagar budaya yang dipugar PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada Mei–Desember 2025. Seusai peresmian, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Kereta Nusantara Explorer menuju Kabupaten Batang sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang turut mendukung pengembangan pariwisata. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Indonesia punya banyak destinasi keren, tetapi daya tariknya tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam atau bangunan bersejarah. Lingkungan yang bersih, sungai bebas sampah, dan ruang hijau yang terjaga menjadi modal penting agar pariwisata berkembang sekaligus membuat kualitas hidup masyarakat semakin baik.

Pariwisata sektor pariwisata sampah daerah Pengolahan Sampah Perang Lawan Sampah Presiden Prabowo Prabowo Subianto

Infografis

Terkini