134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Gigi di Lomba Fotografi TIM

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 24 Juli 2026 | 01:08 WIB
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Gigi di Lomba Fotografi TIM
Pameran Fotografi dan Lokakarya Awan Cerah 2026 dibuka untuk umum mulai 3 Juli hingga 1 Agustus 2026. [Kemensos]

astakom.com, Jakarta — Sebanyak 74 siswa dari 36 Sekolah Rakyat menunjukkan sudut pandang visual mereka dalam Lomba Fotografi Karya Anak dan Remaja bertema "Yang Muda, Yang Berbudaya". Berlangsung di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, ajang ini memamerkan 134 karya fotografi autentik hasil bidikan para siswa.

Lewat bingkai foto yang dipajang, para siswa mengabadikan potret keseharian mereka di Sekolah Rakyat, dinamika lingkungan sekitar, hingga pemaknaan kehidupan berbudaya dari kacamata generasi muda.

Diikuti ribuan karya anak 

Dikutip dari laman Kemensos, pameran Fotografi dan Lokakarya Awan Cerah 2026 dibuka untuk umum mulai 3 Juli hingga 1 Agustus 2026. Memasuki edisi penyelenggaraan kedua sejak debutnya pada 2023, ajang tahun ini menghadirkan total 1.206 karya fotografi dari peserta berusia 6–16 tahun yang berlaga di berbagai kategori.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi komunitas AWAN (Asuh Watak Asah Nalar) dan CERAH (Cerita Ekspansif Retorik Aspiratif Hakiki) dengan dukungan Danantara Indonesia serta sejumlah mitra seperti BMKK, Paperina, dan Ekta Imaging.

Pendiri komunitas AWAN, Retno Audite Dwiastini (Dite), menjelaskan bahwa tema budaya dipilih sebagai langkah membentengi generasi muda dari tergerusnya identitas lokal di era globalisasi.

"Kenapa kita mengangkat budaya? Karena kita ingin mengingatkan kembali kepada anak-anak dan remaja bahwa budaya Indonesia itu bagus. Kita harus bina supaya bangsa kita tetap berbudaya," tegas Dite di Galeri Emiria Soenassa, Rabu (22/7/2026).

Perspektif anak Sekolah Rakyat

Dite mengapresiasi tinggi antusiasme siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, latar belakang dan pengalaman hidup para siswa memberikan kedalaman narasi yang berbeda pada foto-foto yang dihasilkan—sebagian besar diabadikan hanya dengan memanfaatkan kamera ponsel pintar (smartphone).

"Anak-anak Sekolah Rakyat memiliki sudut pandang yang berbeda. Itulah yang membuat kita ingin tahu apa arti budaya di mata mereka," tambah Dite.

Rasa bangga dirasakan langsung oleh puluhan siswa dari SRMP 6 Jakarta Timur, SRMA 9 Jakarta Timur, dan SRMA 10 Jakarta Selatan yang hadir melihat karyanya terpajang di galeri. Salah satu peserta dari SRMA 9 Jakarta Timur, Nazila Barqiah Harum, mengaku terharu tiga karya foto ponselnya lolos kurasi pameran.

"Jujur, aku senang banget dan masih enggak nyangka hasil karyaku bisa dipajang di galeri dan dilihat banyak orang. Semoga foto yang kami buat bisa menginspirasi siapa pun yang melihatnya," ungkap Nazila.

Keikutsertaan ini tak sekadar menjadi wadah mengasah kecerdasan artistik dan kreativitas, tetapi juga membakar rasa percaya diri para siswa Sekolah Rakyat untuk membagikan cerita serta gagasan mereka kepada publik luas. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Karya foto anak Sekolah Rakyat mejeng di TIM! Sebanyak 134 foto keren hasil jepretan kamera HP siswa Sekolah Rakyat sukses dipamerkan di Pameran Fotografi Awan Cerah 2026 (TIM, Jakarta Pusat). Bertema "Yang Muda, Yang Berbudaya", pameran ini jadi bukti kalau modal kamera ponsel pun bisa hasilin karya seni yang estetik, sarat makna, dan bikin bangga. Keren banget buat motivasi dan ningkatin percaya diri mereka! 

Galeri Emiria Soenassa Taman Ismail Marzuki (TIM) sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo

Infografis

Terkini