Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Hadir Penuhi Hak Anak Rentan

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 22 Juli 2026 | 11:01 WIB
Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Hadir Penuhi Hak Anak Rentan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan keterangan pers di koplek Istana Negara Jakarta beberapa waktu lalu. [Kemensos].

astakom.com, Jakarta — Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjamin hak dasar anak-anak Indonesia, khususnya dalam memperoleh akses pendidikan layak dan lingkungan belajar yang aman serta berkualitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menjadi narasumber dalam program Talkshow Spesial Hari Anak Nasional di TV One, Senin (20/07/2026) malam. Diskusi tersebut turut dihadiri Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, pakar neurosains dr. Ryu Hasan, Sp.BS, serta pemerhati anak Shahnaz Haque.

Tantangan zaman dan solusi Sekolah Rakyat 

Gus Ipul mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi dan maraknya persoalan sosial—seperti pergaulan bebas hingga narkoba—menjadi tantangan besar dalam memberikan lingkungan yang aman bagi anak. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berfokus membenahi ketimpangan sosial dengan menyasar keluarga rentan (desil 1 dan desil 2) atau kelompok The Invisible People.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat hampir empat juta anak Indonesia yang saat ini berada dalam kondisi belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, maupun berpotensi putus sekolah. Sebagai langkah konkrit, pemerintah menginisiasi program Sekolah Rakyat.

"Salah satunya adalah Sekolah Rakyat. Ini adalah sekolah berasrama tanpa tes akademik, yang khusus menjangkau anak-anak tidak sekolah, belum sekolah, maupun putus sekolah. Harapannya mereka memperoleh pendidikan yang baik sehingga masa depannya jauh lebih cerah," ujar Gus Ipul.

Agen perubahan keluarga 

Mensos membeberkan bahwa lebih dari 65 persen orang tua dari keluarga kurang mampu hanya berijazah Sekolah Dasar (SD). Kehadiran Sekolah Rakyat yang digarap lintas kementerian ini diharapkan tidak hanya memberikan ijazah, tetapi juga membentuk karakter anak agar mampu menjadi agen perubahan (agent of change) bagi perekonomian keluarganya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengapresiasi pendekatan Presiden Prabowo Subianto yang mengawali penanganan masalah sosial dengan prinsip kejujuran dan keterbukaan data.

"Kita jujur dan terbuka bahwa memang masih ada bansos yang belum tepat sasaran. Kita jujur dan terbuka bahwa banyak anak-anak kita yang belum sekolah, belum memperoleh perlindungan, maupun pendampingan. Untuk itulah solusi seperti Sekolah Rakyat ini dicarikan bersama," tegas Gus Ipul. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Kemensos gercep atasi isu 4 juta anak yang terancam putus sekolah! Di momen Hari Anak Nasional 2026, Mensos Gus Ipul spill solusi buat kelompok keluarga rentan via program Sekolah Rakyat. Konsepnya keren banget: sekolah berasrama gratis tanpa tes akademik, khusus menjangkau anak-anak yang gak punya akses sekolah formal biar terhindar dari pergaulan bebas/narkoba. Goal-nya jelas, biar anak-anak ini bisa naik kelas dan jadi agen perubahan buat keluar dari rantai kemiskinan! 

sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo Kemensos Gus Ipul Mensos Gus Ipul

Infografis

Terkini